Olimpiade Rio de Janeiro

Sisi Hitam Kota Penyelenggara Olimpiade 2016: Antara Limbah dan Aksi Gangster

Rabu, 3 Agustus 2016 15:17 WIB
Editor: Galih Prasetyo
 Copyright:
Peran Pemerintah Kota

Meski didera banyak isu tak sedap terkait kesiapan Rio de Janiero dari sisi kriminalitas dan lingkungan, pemerintah kota setempat sebenarnya sudah berupaya mencari solusi konkrit. 

Untuk kasus kriminalitas misalnya, laporan dari Forbes menyebut bahwa meski dikenal dengan tingkat kriminalitas tinggi, Rio de Janiero sebenarnya lebih baik jika dibandingkan dengan kota St Louis yang pernah jadi tuan rumah Olimpiade 1904 ataupun Detroit yang rencananya jadi tuan rumah Olimpiade 2024. 

"Patroli polisi dan masyarakat dengan Favela pacification program membantu cukup banyak. Untuk tingkat kriminalitas ini, pemerintah kota juga sudah menyediakan cukup banyak lapangan pekerjaan," tulis laporan Forbes

Sedangkan untuk penanggulangan dari bahaya limbah, pemerintah kota mulai mengoptimalkan sistem daur ulang sampah. Sejumlah perusahaan diminta untuk mengeluarkan program  Corporate Social Responsibility (CSR) daur ulang sampah. 

Program konkritnya, pemerintah kota Brasil menerapkan siste, 'Catadores' yakni mengajak peran serta masyarakat umum untuk berjalan di sekitaran kota dan mengumpulkan sampah untuk diberikan ke bank sampah. 

Program ini juga membantu banyak masyarakat umum untuk mendapat lapangan pekerjaan baru yang artinya tingkat kriminalitas pun ditekan ke titik terendah. 

72