Olimpiade 2016

Menpora Tidur di Bandara, Eko Yuli Membalas dengan Ukir Sejarah

Selasa, 9 Agustus 2016 08:16 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:

Eko Yuli Irawan kembali menyumbang medali dari cabang angkat besi Olimpiade 2016. Lifter Indonesia yang bertanding di kelas 62 kilogram ini berhasil menyabet perak di Brasil.

Raihan ini membuat Eko berhasil mengukir sejarah baru dalam dunia olahraga tanah air. Eko menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang meraih medali di 3 Olimpiade berbeda.


Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali ketiganya sepanjang keikutsertaannya di Olimpiade.

Hebatnya, lifter kelahiran 27 tahun silam ini meraihnya di 3 benua yang berbeda. Eko meraih medali pertamanya di Asia kala penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008.

Saat itu, Eko berhasil merih perunggu di kelas 56 kilogram. Empat tahun kemudian, Eko kembali meraih perunggu di Eropa saat Olimpiade London 2016.


Eko Yuli Irawan menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil merebut medali di 3 Olimpiade berbeda.

Olimpiade Rio 2016 menjadi capaian terbaik Eko saat meraih perak untuk Indonesia di benua Amerika. Medali yang diraih Eko merupakan medali ke 29 untuk Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Olimpiade.


Imam Nahrawi sempat tertidur pulas di Bandara Internasional Rio De Janeiro, Brasil.

Hal ini menjadi sebuah prestasi gemilang yang pantas untuk membayar kepercayaan dari Imam Nahrawi.Menpora sempat kelelahan usai menampingi para atlet dalam persiapan menuju Olimpiade 2016.

Bahkan Imam sempat tertidur pulas di sebuah kursi di Bandara Internasional Rio De Janeiro, Brasil, tadi malam.Kerja keras semua lini sedikit banyak menunjukan capaian maksimal. 

2.2K