Olimpiade 2016

Bonus Rp2 Miliar Sri Wahyuni dan Eko Yuli Tak Langsung Cair

Kamis, 11 Agustus 2016 15:38 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© Lanjar Wiratri/INDOSPORT
 Copyright: © Lanjar Wiratri/INDOSPORT

Menurut Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot Dewa S Broto, bonus untuk para peraih medali di ajang Olimpiade akan diberikan dalam waktu satu hingga dua bulan setelah Olimpiade Rio 2016 berakhir. Jadi, bonus tak akan langsung diberikan saat atlet tiba di Jakarta selepas mendapatkan medali.

“Bonus itu mekanismenya sama, bukan berarti saat mereka mendarat langsung cair bonusnya, tapi ada mekanismenya sekitar sebulan atau dua bulan karena ada proses. Yang terakhir SEA Games 2015 lalu berakhir di bukan Juli dan satu bulannya menjelang hari raya Idul Fitri baru diberikan jadi sebagai THR untuk mereka,” ujar Gatot di kantor Kemenpora.

“Olimpiade berakhir 21 agustus dan Paralympic berhimpitan waktunya mulai pada 7 september baru dimulai. Jadi mungkin akan disalurkan saat Paralympic. Bukan langsung saat landing  di bandara langsung dapat, mungkin sekitar Oktober,” lanjutnya.


Aksi Sri Wahyuni di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Di ajang Olimpiade kali ini, Indonesia baru menyabet dua medali perak dari cabang olahraga angkat besi. Meski begitu, Gatot meyakini jika peluang untuk merengkuh medali emas masih terbuka mengingat beberapa cabang olahraga andalan Indonesia yang baru akan dimainkan.


Eko Yuli Irawan saat memamerkan medali perak yang diraihnya di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

“Hasil dua perak ini satu langkah lebih maju dibanding Olimpiade London 2012 yang dapat satu perak dan satu perunggu. Pertandingan bulutangkis belum dimulai, target medali emas bisa diraih Indonesia. Setiap hari kami berkomunikasi dengan KOI dan CDM dan mereka tetap optimis,” tutup Gatot.

Seperti diketahui, Sri Wahyuni berhasil meraih medali perak dalam cabang olahraga angkat besi kategori 48 kilogram wanita, dengan total angkatan 192 kilogram. Sedangkan Eko Yuli Irawan merengkuh medali perak di cabang olahraga yang sama, namun dalam kategori 62 kilogram pria dengan total angkatan 312 kilogram.