Kemenpora Sebut Wacana Full Day School Bisa Ancam Pembinaan Atlet Muda

Kamis, 25 Agustus 2016 20:10 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:

Mendikbud, Muhadjir baru-baru ini berencana membuat kebijakan yang cukup kontroversial, yakni aturan full day school. Kebijakan ini lantas membuat pro dan kontra di masyarakat, ada sebagian yang setuju dan tidak.

Kebijakan ini memang bertujuan baik, namun secara tidak langsung akan berdampak negatif pada atlet-atlet muda Indonesia. Hal ini karena waktu berlatih atlet muda harapan bangsa akan semakin sedikit karna harus lebih lama belajar di sekolah.


Gatot S. Dewa Broto saat membuka turnamen Sirkuit Nasional Bulutangkis.

Juru bicara Kemenpora, Gatot juga meminta jika rencana full day school akan diterapkan untuk mendapat kajian lebih dalam. Pasalnya, program ini bisa berdampak negatif bagi pada atlet muda.

“Kami tidak menolak jika ada full day school, tapi jika tidak diwaspadai tentang masalah pembinaan atlet, ini akan berdampak negatif bagi atlet muda kita. Anak-anak dituntut untuk fokus ke kurikulum, sementara di sisi lain kegiatan olahraga kurang,” ujar Gatot kepada INDOSPORT ketika ditemui pasca acara Sirkuit Nasional MILO School Competition.

Mantan Kepala Humas Kemenkominfo tersebut juga menambahkan jika solusinya adalah komunikasi dan mencari titik terang yang sejalan antara Kemenpora dan Kemendikbud.

“Jadi solusinya harus ada keselarasan antara proses yang ada di Kemenpora dan Kemendikbud. Kalau itu bisa diatasi, saya rasa Indonesia tidak akan kalah dengan Singapura yang notabene punya kurikulum sama dengan kita,” tambahnya.

Penulis: Muhammad Alkayis

181