Ahok menyebut jika menjadi juara PON 2016 bukanlah target utama yang harus dicapai kontingen DKI Jakarta. Ia lebih berharap jika atlet DKI Jakarta lebih berprestasi di SEA Games dan Asian Games.
"Jika ada kecurangan dan kontingen DKI Jakarta tidak dapat juara tidak apa-apa. Yang penting itu saat Asian Games nanti saat Jakarta jadi tuan rumah," ujar Ahok dalam upacara pelepasan kontingen DKI Jakarta.
"Saya lebih bangga atlet Jakarta bisa juara di SEA Games atau Asian Games, juara PON hanya bonus. Toh nanti di PON sama-sama lagu Indonsia Raya yang dinyanyikan," tambahnya.
Ahok ingin klub-klub pembina atlet di DKI Jakarta berbenah. Ia mengklaim punya teori berbeda terkait pembinaan olahraga khususnya di DKI Jakarta.
"Pola pembinaan atlet di Indonesia ini teori tidak benar. Saya bisa baca pikiran. Kalau teori saya tidak benar tapi kita tidak pernah tahu, puluhan tahun teori kita salah kalau benar sudah banyak emas kita dapat. Kenapa kita tidak pernah bawa emas. Kalau tidak bawa pulang emas salah aja," tambahnya.
Ditambahkan Ahok, klub olahraga di DKI Jakarta tidak hidup tapi pemerintah terus gelontorkan dana besar tanpa menghasilkan prestasi.
"Kalau di luar negeri klub bisa jualan. Yang harus beli klub pemerintah dulu baru swasta mendukung," kata Ahok.