Medali emas pertama bagi Malaysia dipersembahkan oleh Mohamad Ridzuan Mohamad Puzi. Mohamad Ridzuan mencatat rekor paralimpiade di nomor sprint pria 100 meter dengan catatan waktu 12,07 detik.
Sementara medali emas kedua diperoleh Muhammad Ziyad Zolkefli dari cabang olahraga tolak peluru 100 meter. Dengan catatan jarak lemparan 16,84 meter, atlet peraih perunggu di London 2012 ini memecahkan rekor dunia.
Abdul Latif Romly melengkapi medali emas ketiga untuk negaranya usai menjuarai lompat jauh pria kategori T20. Abdul mencatat jarak lompatan sejauh 7,60 meter di percobaan kelimanya. Hasil ini juga menjadi rekor dunia baru.

Dilansir Today Online, ketiga pahlawan Malaysia ini akan menerima bonus dari pemerintah sebesar 1 juta ringgit Malaysia, atau sekitar 3,2 miliar rupiah.
Sama seperti atlet berprestasi Indonesia, ketiga peraih emas ini juga akan memperoleh tunjangan pensiun sebesar 5 ribu ringgit atau sekitar 16 juta rupiah.
Jumlah bonus yang diraih atlet paralimpiade ini sama besarnya dengan atlet olimpiade. Dengan mengemas tiga emas dari cabang atletik ini, Malaysia menempati peringkat 18 perolehan medali sementara.
Peringkat ini merupakan raihan tertinggi dari negara-negara Asia Tenggara. Thailand menyusul di peringkat 23 dengan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Sementara Indonesia masih berada di urutan 64 dengan raihan 1 perunggu.
Penulis: Arum Kusuma Dewi