Cuaca ekstrem dan kondisi alam yang tak menentu membuat perhelatan PON Jabar 2016 sedikit terganggu. Ahmad Heryawan pun mengimbau panitia pelaksana (panpel) untuk memperhatikan kondisi itu.
“Imbauannya kepada panpel tolong perhatikan cuaca dengan baik, terutama venue atau cabor yang erat kaitannya dengan cuaca, seperti peristiwa di cabor gantole kemarin,” kata Ahmad Heryawan selaku Ketum Panitia Besar PON Jabar 2016.
Sebelumnya, atlet cabang olahraga gantole asal Sumatera Barat, Rizal Fatoni mengalami masalah saat terbang akibat faktor cuaca buruk, pada hari Minggu (18/09/16) sekitar pukul 16.00 WIB.
Atlet sempat mengeluarkan parasut cadangan ketika menyadari mengalami kendala, kemudian terbawa arah angin dan mengarah ke Limbangan, Kabupaten Garut.
Pria yang akrab disapa Aher itu mengatakan untuk cabang olahraga yang berhubungan dengan alam memang sangat bergantung dengan kondisi cuaca sehingga atlet dan panitia diminta untuk lebih berhati-hati.

Ahmad Heryawan saat memantau persiapan petugas keamanan PON Jawa Barat 2016
“Yang pasti, kejadian atlet gantole kemarin, saat mulai terbang cuaca bagus tapi katanya begitu di atas tiba-tiba cuacanya buruk ada badai kalau tidak salah. Tapi alhamdulillah, setelah sempat menghilang bisa ditemukan. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.
Atlet gantole bernama Rizal Fatoni yang sempat hilang saat berlaga di Sumedang, Jawa Barat, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Minggu petang (19/09/16).

Logo Cabang Olahraga Gantole PON Jawa Barat 2016
Humas dan Protokoler Basarnas Bandung, Joshua mengatakan, Rizal Fatoni ditemukan di wilayah Situraja, Kabupaten Sumedang, selanjutnya mendapatkan pertolongan medis.
“Kondisi korban selamat, landing-nya clear, posisi korban landing 4 kilometer dari tempat take-off,” kata Joshua.