PON Jabar 2016

KONI DKI Minta Oknum TNI yang Lakukan Pemukulan Dihukum

Selasa, 20 September 2016 11:52 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
 Copyright:

Sebelumnya, kerusuhan kembali terjadi di pertandingan cabor Polo Air. Insiden tersebut terjadi, ketika tim Jabar sedang bertanding melawan Sumatera Selatan di komplek Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Keributan berawal di arena pertandingan, yang melibatkan kedua tim. Ternyata, pertandingan menjadi panas sehingga melibatkan antara penonton. Atlet Polo Air DKI Jakarta yang sedang menjadi penonton, tiba-tiba diserang oleh sejumlah oknum aparat.

Praktis, insiden tersebut membuat kecewa kontingen DKI. Untuk itu, pria yang akrab disapa Eyi tersebut meminta pihak terkait untuk memberikan hukuman yang berat kepada pelaku pemukulan.

“Insiden fisik ini, ya akan diproses sesuai dengan hukum, tidak cukup minta maaf, proses hukumnya harus jalan karena ini negara hukum. Tim DKI datang ke Bandung lengkap dengan tim advokasi yang siap bekerja dan bertindak terkait adanya pelanggaran," kata Eyi, sebagaimana diberitakan JPNN.

Menurut pria berusia 33 tahun itu, apa yang dilakukan oknum yang memakai seragam TNI tersebut, sudah keterlaluan.

"TNI dan Polri adalah aset bangsa. Mereka ini kan yang bertugas mengayomi melindungi masyarakat, itu saja diingat. Setahu saya sebagai orang awam, TNI itu mestinya jaga netralitas, jaga dan amankan secara komprehensif, tidak melakukan tindakan kekerasan fisik," lanjutnya.

206