Insiden itu terjadi di komplek Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Saat itu, tim Jawa Barat bertanding melawan Sumatera Selatan di babak semifinal. Kericuhan pun terjadi di tribun penonton. Menpora Imam sangat menyayangkan peristiwa pemukulan itu.

Kerusuhan berawal di arena polo air.
“Saya minta kepada PB PON dan KONI Pusat untuk mengusut tuntas peristiwa pemukulan yang terjadi di arena Polo Air di PON Jabar 2016, Senin kemarin,” kata Menpora Imam, dalam rilis yang didapat INDOSPORT.
“Ini sungguh memalukan, yang mestinya beradu prestasi malah emosi yang nampak. Sudahi cara-cara yang tidak bermartabat ini. Kepada aparat keamanan saya minta untuk mengendalikan diri dan jangan mudah terpancing dan emosional,” lanjutnya,

Peristiwa pemukulan di arena polo air.
Selain itu, pria yang akrab disapa Cak Imam tersebut meminta kepada suporter, untuk mengendalikan diri dan jangan mudah terpancing emosi.
“Kepada suporter dan yang terlibat dalam peristiwa itu, ayo kendalikan diri, dan jangan cederai ajang yang berprestasi ini. Kepada hakim, wasit, dan juri, bertindaklah adil, jujur dan sportif, jangan berpihak pada siapapun kecuali kepada kejujuran, kebenaran, dan keadilan,” kata Cak Imam
“Sudahi keberpihakan yang dicurigai menguntungkan provinsi tertentu. Ayo bertindak arif, bijak, dan menguntungkan prestasi nasional atlet kita,” sambungnya.