Kerusuhan terjadi saat perlombaan cabang polo air di kompleks Jalak Harupat, Bandung, pada Senin (19/09/2016) malam. Saat itu, pertandingan antara tim Jawa Barat melawan Sumatera Selatan.
Buntut dari kerusuhan itu, atlet polo air DKI Jakarta yang tengah menyaksikan pertandingan pun terkena imbasnya. Bahkan, atlet DKI putra dan oknum penonton berseragam terlibat adu pukul.
Akan tetapi, kericuhan yang terjadi di PON kali ini rupanya tidak mendapatkan respon maupun langkah nyata dari pemerintah Jawa Barat.
Wakil Gubernur provinsi tersebut, Dedi Mizwar malah terlihat sibuk mengurus hal yang tidak berhubungan dengan kegiatan olahraga nasional tersebut.
Dilansir dari akun Twitternya, @Deddy_Miswar_ pria 61 tahun itu tampak merias diri dengan menggunting rambutnya di salon khusus media center PON XIX di Trans Luxury Hotel, Bandung.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyempatkan diri menggunting rambut di media center PON 2016.
Sementara itu hal berbeda justru ditunjukkan oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Pria 44 tahun tersebut meminta semua pihak untuk bisa menahan diri, menjaga sportivitas, dan berkompetisi dalam semangat perdamaian.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengajak semua pihak untuk mensukseskan PON 2016.
Bukan kali ini saja insiden kericuhan terjadi di PON Jabar 2016. Sebelumnya, pada pertandingan cabang olahraga sepakbola antara tim Jawa Barat melawan DKI Jakarta, juga diwarnai dengan keributan antar suporter kedua tim.