PON Jabar 2016

Ketua PB PON Bantah Terlibat Intimidasi Wartawan

Rabu, 21 September 2016 15:37 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, dalam press conference yang digelar di Media Center Utama (MCU) PON XIX/2016 Jabar, Trans Luxury Hotel, Gatot Subroto Bandung€Ž, Jumat (16%2 Copyright: © Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, dalam press conference yang digelar di Media Center Utama (MCU) PON XIX/2016 Jabar, Trans Luxury Hotel, Gatot Subroto Bandung€Ž, Jumat (16%2

Ahmad Heryawan menegaskan, PB PON Jabar 2016 tak memiliki kaitan anggota LSM dan Ormas yang melakukan intimidasi pada wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zaenal Muttaqin. Zezen mendapat intimidasi setelah menulis berita berjudul '"Menpora Ingatkan PB PON. Hati-hati Penggunaan Dana. Jangan Sampai Kasus PON Riau Terulang". 

"Saya tegaskan di sini PB PON tidak ada hubungan apapun dengan yang meneror itu. Tidak ada keterlibatan ormas atau LSM di PB PON, kalaupun ada itu adalah relawan. Relawan daftar resmi ke kami," kata Ahmad Heryawan yang juga Gubernur Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Aher ini juga mendorong agar kasus ini dapat dituntaskan karena mencoreng nama baik Jawa Barat selaku penyelenggara PON Jabar 2016.

"saya mendorong agar dituntaskan karena itu sudah mengganggu. Kita ingin wajah PON yang bersih dan tidak intimidasi," katanya lagi.


Pemred Tribun Jabar, Cecep Burdansyah (jas hijau), melaporkan pengancaman yang diterima wartawan Tribun Jabar, Moh Zezen Zainal M, ke Polda Jabar, Rabu (21/9/2016). 

Sebelumnya, Zezen menerima ancaman dan intimasi dari sejumlah orang yang mengaku dari LSM dan Ormas karena pemberitaannya. Selain ancaman langsung melalui handphone, para pelaku juga melakukan intimidasi pada keluarga Zezen.

Zezen sendiri telah melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Barat didampingi Pemimpin Redaksi Tribun Jabar Cecep Burdansyah.

51