Herlina Dewi Andhika, wanita berusia 28 tahun, istri Agus Prayogo berbagi suka duka menjadi istri seorang atlet, usai suami tercintanya berhasil mempersembahkan medali emas bagi Jawa Barat.
"Kalau lagi ada perlombaan itu bisa ketemu seminggu sekali, kalau lomba setingkat SEA Games bisa dua minggu kali, kalau sudah latihan bisa sampai berbulan-bulan," ujar ibu satu anak itu.
Meski harus ditinggal pergi untuk latihan dan berlomba, Herlina menikmati perannya sebagai istri seorang atlet, mendukung penuh karier suami yang sudah menjadi komitmen bersama sebelum mereka meresmikan pernikahan pada 10 Februari 2012 lalu.
Baginya, ditinggal berminggu-minggu oleh suami sudah menjadi hal biasa, bahkan ketika melahirkan anak pertamanya Fabyolla Az Zahra tiga tahun silam, suami sedang berlatih di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
"Lahiran anak pertama, tidak didampingi, waktu lahiran, mas Agus lagi latihan di Pangalengan. Setelah anaknya lahir, baru dia-nya sampai di rumah sakit," kenang Herlina seperti dikutip Antara.
Bagi Herlina, mengenal suaminya Agus Prayogo sebagai sosok laki-laki yang baik, dan bagus ibadahnya, yang membuatnya jatuh cinta kala mudanya. Mereka berkenalan di Magelang, Jawa Tengah melalui teman.
Alumni Politekes Magelang itu memanfaatkan momen kebersamaan ketika suami dapat libur latihan dengan memasak makanan kesukaannya, seperti mie ayam ceker dan aneka makanan berkuah.
"Mas Agus paling suka mie ayam ceker, masakan berkuah-kuah dan salad buah. Kalau sudah pulang latihan, selalu pesan minta masakan kesukaannya," katanya.
Untuk kalangan atlet, Agus termasuk atlet yang porsi makan tidak terlalu banyak. Tetapi sering, asupan energi dipasok dari vitamin dan makan pendukung untuk menjaga staminanya.
"Untuk seorang atlet, makan mas Agus termasuk sedikit. Tidak makan dalam porsi banyak, cuma sering, ditambah dengan vitamin," katanya.
Agus mengakui, waktu untuk keluarga banyak dihabiskan demi latihan rutin, terlebih saat ini ia disiapkan sebagai atlet pelatnas jangka panjang yang akan memforsir banyak waktu berlatih.
"Memang sudah jadi resiko, kalau latihan keluarga terpaksa ditinggal. Tapi sudah komitmen di awal. Dan, kalau ada waktu disempatkan pulang ke Bandung liat anak istri," kata pria anggota TNI berpangkat sersan satu itu.
Agus berhasil menambah perolehan emas untuk tuan rumah Jawa Barat pada nomor lomba maraton (42,195 kilometer). Hingga penutupan cabang atletik, Jabar telah mengumpulkan 7 medali emas, 11 perak dan 6 perunggu.