Asian Games 2018

Persiapan Asian Games 2018 Terindikasi Rugikan Negara, KPK Didesak Periksa Menpora

Rabu, 28 September 2016 06:29 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© Kemenpora
Menpora Imam Nahrawi saat melakukan rapat bersama Ketua Umum PB PON XIX Jawa Barat 2016. Copyright: © Kemenpora
Menpora Imam Nahrawi saat melakukan rapat bersama Ketua Umum PB PON XIX Jawa Barat 2016.

Central for Budget Analysist (CBA) menuding telah terjadi pelanggaran dalam proses persiapan Asian Games 2018. Sejauh ini CBA menilai bahwa proses tersebut telah merugikan negara sebesar Rp8.6 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Uchok Sky Khadafi melalui sebuah data yang dirilis oleh CBA. Direktur CBA tersebut menyebutkan ada sejumlah kejanggalan dalam proses lelang Asian Games 2018.

"Jadi, Asian Games XVIII 2018, belum dilaksanakan atau masih jauh hari dan tahunnya untuk dilaksanakan, tapi, potensi kebocoran anggaran besar sekali," ujar Uchok.


Direktur Central for Budget Analysist (CBA) mendesak KPK untuk memeriksa Imam Nahrawi.

Dana yang dimaksud antara lain lelang launching logo, maskot, dan pictogram Asian Games 2018 dengan Harga Prakiraan Sementara (HPS) sebesar Rp7,49 miliar. Lelang ini kemudian dimenangkan oleh PT. Nuansa Surya Bhakti dengan dengan harga penawaran sebesar Rp6,85 miliar.

Harga penawaran pemenang lelang ini dinilai Uchok terlalu tinggi dan mahal. Uchok menilai ada inidikasi potensi kerugian negara menimal sebesar Rp173.4 juta.

Padahal ada perusahaan yang harga penawarannya yg rendah dan murah, seperti PT.Puspa Artha Gemilang. Perusahaan tersebut dilansir CBA telah memberikan penawaran sebesar Rp6,6miliar, namun diabaikan begitu saja.

Sedangkan proyek kedua adalah lelang optimalisasi promosi persiapan penyelenggaraan Asian Game 2018 yang dilakukan Kemenpora pada tahun 2015. Lelang ini memiliki HPS sebesar Rp29.22 miliar.

Pemenang lelang ini adalah PT.Lima Karsa Kreasi Tama dengan harga penawaran sebesar Rp.28,5 miliar. Harga penawaran pemenang lelang ini juga dianggap terlalu tinggi dan mahal, sehingga ada potensi kerugian negara menimal sebesar Rp8,52 miliar.


Sejumlah lelang yang dilakukan Kemenpora terkait Asian Games diduga merugikan negara.

Dua kecerobohan ini membuat CBA mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menyelidiki hal ini. Uchok menilai bahwa sudah saatnya KPK segera melakukan penyelidikan terhadap Imam Nahrawi atas temuan dari CBA tersebut.

"KPK harus mengambil langkah langkah seperti melakukan pemanggilan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga untuk segera diperiksa," ujar Uchok.

Desakan ini menurut Uchok perlu dilakukan untuk menjaga reputasi Indonesia di mata para peserta Asian Games 2018. Uchok mengatakan bahwa akan menjadi hal yang memalukan jika benar bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 memiliki kebocoran anggaran yang demikian besar.

Ucok menyesalkan pernyataan Menpora yang mendukung KPK untuk mengawasi dana PON Jabar 2016. Padahal menurutnya, hal tersebut hanya bentuk dari pengalihan isu soal kebocoran anggaran Asian Games 2018 yang jauh lebih besar.

71