Indonesia tak mematok prestasi di ajang SEA Games 2017 mendatang. Hal ini juga terlihat dari penurunan jumlah atlet yang dikirimkan ke pertandingan yang akan diselenggarakan di Sarawak, Malaysia tersebut.
"Kami hanya akan mengirim maksimal 250 atlet pada SEA Games 2017 di Malaysia. Pada SEA Games 2015, kami mengirim lebih dari 500 atlet," kata Menpora Imam Nahrawi.
Menpora mengatakan bahwa SEA Games 2017 sebagai kejuaraan multicabang olahraga tingkat Asia Tenggara hanya akan menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet Indonesia, terutama pada sejumlah cabang olahraga prioritas yang berpotensi meraih medali.
Namun meski tidak menetapkan target, Menpora tetap akan memberikan bonus bagi setiap atlet yang meraih medali dalam SEA Games 2017. Namun Imam menyebut, nilai yang diberikan akan berbeda dari yang diberikan sebelumnya.

Menpora berharap masyarakat tidak menuntut prestasi Indonesia dalam SEA Games 2017 menyusul fokus kontingen Merah Putih adalah Asian Games 2018.
Selain SEA Games, kontingen Merah Putih juga tidak menetapkan target pada kejuaraan uji coba Asian Games yang akan berlangsung pada akhir 2017 di kawasan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.
"Itu adalah kejuaraan uji coba. Atlet-atlet yang akan mengikuti adalah atlet-atlet muda dan bukan atlet pelatnas," kata Menpora.
Kemenpora justru akan fokus pada atlet-atlet pelatnas yang akan menjalani pelatihan di pemusatan pelatihan Olimpiade atau Olympic Center di Cibubur Jakarta Timur.
"Kami akan memberikan perhatian penuh kepada atlet-atlet di Olympic Center demi prestasi dalam Asian Games. Satlak Prima akan terus mengawal para atlet dengan pendekatan Sport Science," katanya.