Islamic solidarity Games 2017

Di Tengah Cuaca Super Dingin, Kontingen Indonesia akan Berjuang Raih Gelar Juara ISG

Sabtu, 13 Mei 2017 17:35 WIB
Editor:
© Kemenpora
Pembukaan Islamic Solidarity Games 2017. Copyright: © Kemenpora
Pembukaan Islamic Solidarity Games 2017.

Ajang ISG 2017 resmi dibuka sekaligus mengawali seluruh rangkaian pesta olahraga negara-negra Islam tersebut. 58 negara akan berpartispasi di ajang olahraga yang kali ini dihelat di negara Azerbaijan tersebut. 

Kontingen Indonesia dalam ISG tahun 2017  dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin selaku CdM (Chief de Mission). Ale sendiri pernah berpengalaman memimpin kepanitiaan penyelenggaraan ISG tahun 2013 di Palembang.

Indonesia akan mengikuti sebanyak 13 cabang olahraga dari total sebanyak 20 cabang yang akan dipertandingkan. Meski harus bertanding di tengah cuaca dingin ibu kota Azerbaijan, Baku, namun kontingen Indonesia tetap optimistis mampu mempertahankan gelar juara.

Meski jumlah atlet dalam kontingen berkurang, Indonesia tetap mengejar target dapat menembus lima besar ajang tersebut. Indonesia mengirimkan atlet di 13 cabang olahraga, yakni selam, renang, atletik, para atletik, senam (ritmik dan artistik), judo, karate, menembak, taekwondo, angkat besi, wushu, polo air, dan basket 3 on 3.

© Kemenpora
Caption Copyright: KemenporaSuasana pembukaan ISG 2017.

“Mengingat pada ISG tahun 2013, Indonesia telah menjadi juara umum, tentu saja pada ISG tahun 2017 ini Indonesia berharap akan menpertahankan gelar pesta olahraga ini,” ujar Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto, yang turut serta menghadiri pembukaan ISG 2017, dalam rilis resmi Kemenpora.

“Namun demikian, karena keterbatasan persiapan dan lain sebagainya, Indonesia hanya mengirimkan kontingen sebanyak 105 atlet (60 putra dan 45 putri) dibandingkan pada ISG tahun 2013 yang telah  mengirimkan 345 orang atlet, yang terdiri atas 146 atlet putra dan 87 atlet putri,” tambahnya.

Dalam pembukaan resminya, Wakil Presiden Azerbaijan dan Presiden ISG mendorong ajang olahraga tersebut sebagai salah satu momentum tepat untuk mengkampanyekan kedamaian Islam sebagai sebuah agama. Selain itu tentunya untuk semakin merekatkan hubungan antar negara-negara Islam di dunia.

© Kemenpora
Caption Copyright: KemenporaISG 2017 digelar di Azerbaijan.