Gunakan Lumba-lumba untuk Pembukaan Kompetisi, Federasi Layar Jepang Dikecam

Selasa, 11 September 2018 19:50 WIB
Editor:
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Asosiasi layar Jepang mendapat kritik pedas setelah menyajikan atraksi lumba-lumba sebagai salah satu ‘hiburan’ saat upacara pembukaan Piala Dunia Layar 2018/19 di Enoshima akhir pekan lalu.

Apa yang dilakukan pihak penyelenggara tersebut dianggap sebagai sebuah upaya eksploitasi terhadap hewan. Sejumlah hadirin yang terdiri dari atlet dan juga staf menyuarakan kekecewaannya. Salah satunya adalah pelayar asal Inggris, Luke Patience.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya merasa malu dengan apa yang saya saksikan. Kami semua adalah pelayar, kami menyuarakan gerakan ‘green sport’ dan saya merasa kaget ketika kami dibawa ke akuarium lumba-lumba untuk upacara pembukaan,” ujar Patience melalui akun Twitter pribadinya.

Patience berharap ke depannya hal serupa tidak terjadi lagi. Menurutnya, tidak hanya sportivitas, ajang olahraga juga harus dijadikan sarana mewujudkan sikap moral yang baik.

“Sebagai sebuah cabang olahraga, saya harap kita semua dapat menunjukkan moralitas yang lebih dari ini,” ujar peraih medali perunggu Olimpiade London 2012 tersebut.

Sementara itu, pihak World Sailing selaku pihak yang menaungi olahraga layar dunia, meminta maaf sebesar-besarnya atas insiden tersebut. Mereka akan memberi arahan yang lebih jelas bagi seluruh calon penyelenggara kompetisi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ketua Federasi Layar Jepang, Hirobumi Kawano, juga telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik. Dalam pernyataannya, Kawano mengatakan bahwa setiap negara memiliki pandangan yang berbeda terkait bagaimana memperlakukan lumba-lumba. Ia pun mengakui kesalahannya lantaran kurang memperhatikan faktor tersebut.

“Jika ada pihak yang merasa tersinggung, saya mohon maaf. Kami seharusnya menyadari kalau ini adalah isu sensitif. Kami kurang harti-hati,” ucapnya.

Terus Ikuti Berita Olahraga Terbaru dan Terunik Hanya di INDOSPORT.