INDOSPORT.COM - Ajang multi event Asian Para Games 2018 ternyata mendapat tempat khusus bagi siswa-siswi sekolah, baik tingkat dasar, menengah, maupun atas.
Salah satunya adalah rombongan murid-murid Sekolah Dasar (SD) 5 dan 6 Ar Rahman Motik Jakarta. Tak hanya menonton pertandingan, melainkan para siswa-siswi ini diminta untuk mengambil pelajaran dari para atlet yang bertanding.
"Pelajarannya adalah semoga anak-anak bisa termotivasi untuk bisa meraih prestasi seperti atlet-atlet disabilitas yang berlaga di Asian Para Games 2018," tutur Guru Ar Rahman Motik Wawan Ridwan kepada INDOSPORT, Selasa (09/10/18).
Menurutnya semangat dan jiwa sportivitas atlet-atlet difabel ini bisa menular ke anak-anak Indonesia maupun seluruh dunia. Apalagi antusiasme mereka menonton sangat tinggi.
"Setelah menonton pertandingan ini nanti anak-anak akan diminta membuatkan kliping mengenai Asian Para Games 2018. Hal ini sebagai bentuk meningkatkan semangat pada anak-anak," tambah Wawan.
Murid sekolah memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta guna menonton pertandingan Asian Para Games 2018, Selasa (09/10/18).Di sisi lain para siswa-siswi yang memadati sebagian tribune penonton Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Mereka tak sungkan memberikan dukungan langsung kepada para atlet disabilitas Indonesia bertanding.
Tak pula yel-yel penyemangat seperti 'Garuda di Dadaku', teriakan 'IIndonesia', sampai tepuk tangan akan momen-momen atlet difabel Indonesia mendekati garis finis menggema ke seantero stadion.
Ikuti Terus Berita Olahraga dan Asian Para Games 2018 hanya di INDOSPORT