INDOSPORT.COM - Pengusaha wanita sekaligus hijaber influencer, Medina Zein, menjalani penahanan di Mapolda Metro Jaya setelah terbukti menggunakan narkotika jenis sabu. Memiliki bayi yang masih menyusu, penggunaan sabu-sabu oleh seorang ibu ternyata berisiko fatal.
Padahal diketahui saat ini, istri dari Lukman Azhari, itu mempunyai bayi berusia 3 bulan yang masih membutuhkan air susu ibu (ASI). Jangankan narkoba, saat mengonsumsi obat medis saja, ibu menyusui diwajibkan untuk konsultasi dengan dokter.
Selama masih menyusui, ibu sang bayi harus sangat berhati-hati dan selektif dalam mengonsumsi makaan serta minuman. Hal ini tentunya untuk menghindari zat negatif yang bisa dikonsumsi bayi melalui ASI.
Lalu bagaimana dengan bahaya yang mengintai sang buah hati dari ibu yang mengonsumsi narkoba?
Sabu atau metamfetamin dan amfetamin dapat menyebabkan sederet gejala yang sangat fatal. Pernah terdapat satu laporan kematian bayi, setelah menyusu dari ibu pengguna sabu.
Dilansir laman alodokter.com, ibu pengguna narkotika yang menyusui, tidak boleh menggunakan sabu-sabu atau metamfetamin dan amfetamin.
Metamfetamin, sangat mudah dikeluarkan melalui ASI. Kadarnya 2-3 kali lipat lebih tinggi daripada jumlah di dalam cairan tubuh ibu. Karenanya, ASI dari pengguna sabu sangat berbahaya bagi bayi.
Sementara amfetamin, yakni senyawa dari metamfetamin dapat menurunkan kadar hormon prolaktin sehingga menyebabkan produksi air susu ibu dapat berkurang.
Bayi yang menyusu dari ibu pecandu narkotika jenis ini cenderung lebih sulit untuk berkembang, sering gelisah, rewel dan sering menangis.
Bahkan bukan tidak mungkin bayi juga ikut terkena efek lepas obat (sakaw) saat dihentikan pemberian ASI-nya dan mungkin memerlukan penanganan khusus.
Sebelumnya, Medina Zein, ditangkap di rumah sakit di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/12/19). Kemudian polisi melakukan tes urine dan hasilnya positif mengonsumsi metamfetamin dan amfetamin.
Penulis: Ahmad Fatih Qadri