Ganti Senjata, Dellie Threesyadinda Disebut John Wick versi Kartini

Rabu, 22 April 2020 14:01 WIB
Editor:
© Fitra Herdian/INDOSPORT
Atlet panahan andalan Indonesia, Dellie Threesyadinda, meninggalkan senjata andalannya yakni busur dan panah dan beralih senjata menggunakan pistol. Copyright: © Fitra Herdian/INDOSPORT
Atlet panahan andalan Indonesia, Dellie Threesyadinda, meninggalkan senjata andalannya yakni busur dan panah dan beralih senjata menggunakan pistol.

INDOSPORT.COM – Atlet panahan andalan Indonesia, Dellie Threesyadinda, meninggalkan senjata andalannya yakni busur dan panah lalu beralih menggunakan pistol.

Dellie Threesyadinda dikenal sebagai pemanah papan atas Indonesia, khususnya di nomor compound. Namun tak hanya piawai bersenjatakan busur dan panah, ia rupanya juga piawai menggunakan senjata api berupa pistol.

Hal itu ditunjukkan atlet yang akrab disapa Dinda itu pada unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Dinda terlihat berada di sebuah lapangan tembak sambil memegang pistol yang diarahkan lurus ke depan.

Mantan kekasih pesepak bola Sutanto Tan itu tampak dengan penuh konsentrasi menatap ke arah sasaran yang ada di depannya. Uniknya, dalam caption Dinda justru menyebut bahwa manusia sebenarnya sudah memiliki sebuah senjata yang baik, yakni pikiran kita.

Unggahan Dinda ini pun segera dibanjiri komentar oleh para netizen, apalagi Dinda dikenal sebagai atlet cantik yang memiliki banyak penggemar. Sejumlah netizen bahkan langsung melemparkan gombalan kepada peraih emas Asian Games 2018 itu.

“Tembak aku dong mbak,” tulis akun @guscins18.

“Saya rela ditembak,” komentar pemilik akun @aytsaga_sugabadi.

Uniknya, salah satu followers malah menyebut putri pemanah legendaris Lilies Handayani ini sebagai versi kartini dari salah satu tokoh fiksi terkenal, John Wick, karena diunggah hanya 1 hari setelah Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April

“Wihhhh, ada John Wick versi kartini,” tulis akun osimoto.key.

Sementara itu, sejumlah netizen lain lain justru menyebut Dinda lebih cocok memegang busur dan panah alih-alih memegang pistol.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Dellie Threesyadinda (@delliedinda) on

Dellie Threesyadinda merupakan atlet panahan Indonesia yang telah meraih sejumlah prestasi, seperti medali emas SEA Games 2013 dan medali emas Asian Games 2018.

DNA panahan telah berada dalam darahnya sejak lahir sebab ibunya, Lilies Handayani adalah salah satu legenda hidup panahan. Bersama Nurfitriyana dan Kusumawardhani, Lilies sukses meraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 yang menjadi medali pertama Indonesia sepanjang sejarah di Olimpiade.