Mengerikan! Cedera Tulang Dominasi Reli Dakar 2018

  • Reli Dakar memang menjadi ajang balapan yang paling banyak memakan korban.
  • Kompetisi ke-40 itu kini tengah dihelat di tiga negara Amerika Selatan pada Kamis (11/01/18). 
  • Tengah mencapai stage enam, kompetisi tersebut telah mengeleminasi 28 peserta di kategori motor.
Sabtu, 13 Januari 2018 09:50 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© dailymail.co.uk
Reli Dakar Copyright: © dailymail.co.uk
Reli Dakar

Reli Dakar memang menjadi ajang balapan yang paling banyak memakan korban, baik cedera fisik, bahkan hingga memakan nyawa. Kompetisi ke-40 itu kini tengah dihelat di tiga negara Amerika Selatan pada Kamis (11/01/18). 

Tengah mencapai stage enam, kompetisi tersebut telah mengeleminasi 28 peserta di kategori motor. Bahkan, juara Reli Dakar musim lalu, Sam Sunderland harus dibuat bertekuk lutut dengan medan lintasan yang begitu berat. 

© dailymail.co.uk
Caption Copyright: dailymail.co.ukReli Dakar kategori motor

Di stage empat, Sunderland, seperti dilansir Speedweek, terpaksa menghentikan laganya usai terjatuh dari motor yang ia kendarai. Ia pun memutuskan untuk tidak melanjutkan laga maraton tersebut. 

Pada stage-stage sebelumnya, ada begitu banyak korban dari peserta yang mengalami kecelakaan hingga menyisakan cedera. Kondisi tersebut memaksa para peserta untuk menyelesaikan laga lebih dulu sebelum mencapai stage selanjutnya. 

Di stage pertama, cedera tubuh sudah mengagalkan langkah dua pembalap. Mereka adalah Joaquim Rodrigues yang mengalami jatuh hingga membuat retak tulang belakangnya. Begitu pula Juergen Droessiger yang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan pergelangan tangan patah. 

Pada stage kedua, sebagian besar pembalap mengalami malfungsi. Namun sejumlah pembalap juga tercatat mengalami patah tulang, dari tulang kering, tulang jari, hingga tulang panggul maupun tulang selangka. Hal itu dialami oleh Adrien Metge, Pablo Oscar Pascual, Jeroen Ramon, dan Olivier Hember. 

© INTERNET
Caption Copyright: INTERNETReli Dakar

Di stage-stage selanjutnya, kondisi patah tulang hingga luka memar masih terus mewarnai laga para peserta Reli Dakar. Hal itu yang kemudian masih membuat Reli Dakar dipercaya sebagai kompetisi balap yang banyak mengorbankan fisik. Ini baru kategori motor, masih tersisa balap di kategori lain mobil, quad, truk dan UTV yang tentunya juga memakan korban.