MotoGP

Dua Pembalap Suzuki Dukung MotoGP Digelar di Indonesia

Minggu, 4 Februari 2018 14:33 WIB
Penulis: Juni Adi | Editor: Isman Fadil
© Juni/INDOSPORT
Andrea Iannone dan Alex Rins Copyright: © Juni/INDOSPORT
Andrea Iannone dan Alex Rins

Beberapa pembalap ternama MotoGP kembali menyuarakan dukungannya untuk Indonesia agar bisa menjadi salah satu tuan rumah dari seri MotoGP masa mendatang.

Salah satu dukungan datang dari dua rider tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dan Alex Rins. Keduanya yakin masyarakat akan memadati sirkuit untuk menyaksikan ajang balapan bergengsi tersebut, mengingat banyaknya fans dari MotoGP di Tanah Air.

"Tentunya saya merasa senang jika ada sirkuit untuk MotoGP di Indonesia. Menurut saya, para fans di Indonesia akan hadir dan memenuhi sirkuit. Saya tidak sabar menanti MotoGP di Indonesia," ujar Alex Rins, saat konferensi pers di acara Suzuki Bike Meet 2018, di Sentul, Bogor.

Senada dengan Rins, Iannone juga mengungkapkan hal yang sama. Dirinya juga tidak sabar untuk balapan di Indonesia, terlebih ia juga memiliki kenangan manis di sini.

© Juni/INDOSPORT
Andrea Iannone dan Alex Rins Copyright: Juni/INDOSPORTAndrea Iannone dan Alex Rins

"Menurut saya, MotoGP di Indonesia merupakan hal yang bagus. Masyarakat di sini punya rasa cinta dengan MotoGP. Saya empat kali datang ke Indonesia dan selalu mendapatkan dukungan fantastis dari fans," tutur pembalap asal Italia itu.

Seperti diketahui, Indonesia pernah mengajukan diri untuk menjadi salah satu negara untuk menggelar MotoGP kepada Dorna, untuk musim 2018. Namun, ketika pengumuman seri, Dorna tak memasukan nama Indonesia di 19 sirkuit yang akan jadi tuan rumah. 

Setelah gagal menjadi tuan rumah 2018, Indonesia membidik untuk menjadi tuan rumah MotoGP pada 2019. Rencananya, ajang balap motor paling bergengsi itu digelar di Palembang.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%