Formula 1

Nico Rosberg Beri Saran untuk Ferrari Jika Ingin Kalahkan Mercedes di Formula 1 2019

Minggu, 3 Februari 2019 19:00 WIB
Penulis: Dimas Ramadhan Wicaksana | Editor: Yohanes Ishak
© INTERNET
Nico Rosberg peraih gelar juara dunia Formula 1. Copyright: © INTERNET
Nico Rosberg peraih gelar juara dunia Formula 1.

INDOSPORT.COM - Mantan pembalap Formula 1 (F1), Nico Rosberg memberikan saran kepada Ferrari agar bisa mengalahkan mantan timnya, Mercedes di Formula 1 musim 2019.

Pada era 2000an, semua penggemar otomotif khususnya Formula 1 (F1) tentu mengakui bahwa Ferarri merupakan tim terbaik dalam balap mobil F1. Bagaimana tidak, pada 2000-2004, bersama Michael Schumacher, Ferrari sukses mendominasi. Bahkan menjadi tim dengan raihan juara terbanyak sepanjang masa dengan 15 gelar.

Namun, sejak kepergian Schumacher, Ferrari mulai menurun. Terakhir kali pembalapnya juara adalah pada tahun 2007 atas nama Kimi Raikkonen. Sementara sebagai tim, terakhir adalah 2008. Hingga saat ini, tak pernah lagi Ferrari dan pembalapnya tak ada lagi yang juara dunia.

Kini, justru giliran Mercedes yang mendominasi F1. Tim asal Jerman itu sudah menyamai pencapaian Ferrari dengan 5 kali juara dunia berturut-turut, baik secara tim maupun pembalapnya, yakni Lewis Hamilton (2014, 2015, 2017, 2018) dan Nico Rosberg (2016).

Menariknya, Rosberg yang merupakan mantan pembalap Mercedes kini justru memberikan saran kepada Ferrari dan pembalapnya, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc jika ingin menjadi penantang terberat bagi Mercedes.

"Dia (Vettel) dan tim perlu meningkatkan kualitasnya secara keseluruhan. Mereka telah banyak melakukan kesalahan tahun lalu karena mungkin mereka seharusnya menang,” kata Rosberg kepada Sky Sports seperti dilansir dari Crash.

“Mereka telah membuat beberapa perubahan besar. Mereka telah melepas (mantan kepala tim Maurizio) Arrivabene dan menggantikannya dengan [Mattia] Binotto, jadi mereka telah membuat perubahan di posisi tertinggi di sana.”

“Juga Leclerc, itu juga bisa menjadi perubahan yang sangat, sangat positif. Tetapi bisa juga negatif dan menjadi bumerang. Jadi itu akan menjadi luar biasa untuk ditonton. Mereka hanya perlu meningkatkannya, tetapi mereka bisa melakukannya. Sangat bagus untuk mengikuti lagi,” tandas pria berusia 33 tahun itu.

Terus Ikuti Update Seputar Formula 1 dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%