MotoGP

Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Berpotensi Akan Tukar Kendaraan Balap

Minggu, 10 Maret 2019 16:44 WIB
Penulis: Daniel Ramos Putra | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© MotoGP.com
Lewis Hamilton dan Valentino Rossi. Copyright: © MotoGP.com
Lewis Hamilton dan Valentino Rossi.

INDOSPORT.COM - Juara Bertahan Formula 1 milik Mercedes, Lewis Hamilton, berpotensi bertukar kendaraan balap dengan Legenda MotoGP, Valentino Rossi, dalam sebuah acara yang diadakan salah satu sponsor pribadi Hamilton dan Rossi. 

Sebagai sponsor pribadi dari kedua pembalap, salah satu minuman berenergi tersebut diketahui telah berusaha mengadakan acara ‘tukar kendaraan’ dari dua pembalap legendaris dari masing-masing ajang. Namun, setelah tiga tahun berushaa nampaknya acara ini akan segera dipertimbangkan.

Juru bicara tim pabrikan Yamaha telah buka suara mengenai acara ini, pasalnya tahun-tahun sebelumnya hanay pembalap MotoGP saja yang baru bisa merasakan situasi duduk di bangku pengemudi mobil Formula 1.

Di tahun 2017, Hamilton juga mendapat kesempatan serupa namun bukan menggeber motor dengan spesifikasi MotoGP. Hamilton diberi kesempatan untuk mengendarai motor World Superbike Yamaha R1 di Jerez, ditemani duet pembalap pabrikan, Sam Lowes dan Michael van der Mark.

"Kami bertahun-tahun sudah mempertimbangkan acara seperti itu, tapi sampai saat ini belum bisa kami wujudkan," ujar juru bicara Yamaha.

"Sekarang, kita lihat apa yang akan terjadi. Tapi saat ini belum ada rencana konkret perihal itu."

Namun rencana ini nampaknya agak sedikit tertunda karena Rossi dan Hamilton sama-sama memilki klausul dalam kontrak, yang secara teori melarang keduanya mengikuti event tukar kendaraan sampai ronde pamungkas F1 di Abu Dhabi pada 1 Desember 2019.

Terus Ikuti Update Seputar MotoGP dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%