Formula 1

Mengenal Perangkat Halo yang Selamatkan Nyawa Sean Gelael dari Kecelakaan F2 GP Belgia

Kamis, 5 September 2019 13:53 WIB
Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© FIA Formula 2
Sean Gelael, pembalap F2 dari Indonesia di PREMA Racing. Copyright: © FIA Formula 2
Sean Gelael, pembalap F2 dari Indonesia di PREMA Racing.

INDOSPORT.COM - Pembalap F2 Indonesia, Sean Gelael selamat dari insiden kecelakaan di GP Belgia, Sabtu (31/08/19) berkat perangkat Halo. 

Insiden kecelakaan itu terjadi pada lap kedua di tikungan Raidillon, yang melibatkan Anthoine Hubert dari BWT Arden dan pembalap tim Sauber Junior, Juan Manuel Correa. 

Hubert menabrak penghalang dan kemudian ditabrak oleh Juan Manuel Correa. Sebelum insiden ini, Giuliano Alesi lebih dahulu tergelincir dan mengalami pecah ban di tikungan Raidillon.

Efek dari pecah ban itu adalah suspensi rusak dan sayap belakang mobil anak legenda F1, Jean Alesi itu patah. Nah, patahan inilah yang kemudian menerjang mobil Sean.

Pembalap dari tim Jagonya Ayam itu patut bersyukur setelah patahan sayap belakang dari mobil Alesi mengenai perangkat Halo yang dipasang di kokpitnya.

Lalu apa sebenarnya perangkat Halo ini? Seberapa vitalnya alat ini di mobil balap F2 sehingga bisa menyelamatkan nyawa Sean yang terlibat kecelakaan hebat akhir pekan lalu itu.

Dilansir dari laman Motorsport Magazine, Halo adalah sebuah pelindung yang terbuat dari titanium dan dipasangkan di daerah kokpit, tepatnya di depan kepala pembalap. Benda ini tidak akan menghalangi pandangan karena diletakkan di antara tiang penopang.

© ANDREJ ISAKOVIC/AFP/Getty Images
Contoh perangkat halo yang berada di mobil balap Valtteri Bottas Copyright: ANDREJ ISAKOVIC/AFP/Getty ImagesContoh perangkat halo yang berada di mobil balap Valtteri Bottas

Perangkat ini memang didesain untuk melindungi kepala pembalap dari benda keras yang menerjang dari arah depan mobil. Kasus yang biasa terjadi adalah serpihan-serpihan bekas kecelakaan mobil akan terbang dan mengenai mobil di belakangnya, persis seperti yang dialami oleh Sean.

Prototype Halo diuji dengan melontarkan ban mobil seberat 20 kg dengan kecepatan 225 km/jam. Hasilnya positif dan ampuh melindungi kepala pembalap. Perangkat ini resmi mendapat izin dari FIA pada 2018. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%