Formula 1

Bos Mercedes Tak Menyesal Gagal Rekrut Max Verstappen

Jumat, 20 September 2019 20:32 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Indosport.com
Max Verstappen pernah nyaris jadi pembalap Formula 1 bersama Mercedes. Copyright: © Indosport.com
Max Verstappen pernah nyaris jadi pembalap Formula 1 bersama Mercedes.

INDOSPORT.COM – Bos Mercedes, Toto Wolff mengaku tak menyesal saat tak jadi merekrut Max Verstappen (Red Bull Racing) pada musim 2014 silam.

Sebelum menandatangani kesepakatan dengan tim junior Red Bull 2014, dan juga sempat dikabarkan akan bergabung dengan Mercedes. Kemudian menjalani musim debutnya di Formula 1 bersama tim satelit Red Bull, Toro Rosso sebelum dipromosikan ke tim utama pada musim 2016.

Melansir dari laman RacingNews365, Mercedes sempat menggoda Verstappen untuk bergabung dengan tim berjuluk Silver Arrows pada 2017. Namun pembalap asal Belanda itu malah memilih untuk meneken kontrak jangka panjang bersama Red Bull, dan hingga saat ini kerap dikaitkan dengan Mercedes.

Namun Wolff selaku bos Mercedes mengatakan bahwa pertimbangannya saat itu adalah Verstappen masih terlalu muda meski kemudian karier mudanya membawa ia menjadi sosok bintang fenomenal di F1.

"Pertama-tama, izinkan saya mengatakan bahwa ia merupakan seorang bocah lelaki yang menjelma menjadi pemuda yang luar biasa. Bersama Red Bull, Verstappen diberi waktu untuk berkembang. Ia dizinkan melakukan kesalahan di Toro Rosso” ujar Wolff.

"Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan. Pada saat itu, kami tidak memiliki fasilitas, tidak ada struktur untuk pembalap junior. Tentu saja kami menginginkan The Next Verstappen, melalui program pelatihan meski kehadiran Verstappen yang asli datang terlalu cepat untuk kami,” tambahnya.

Verstappen telah dikaitkan akan bergabung dengan sejumlah tim F1, termasuk Scuderia Ferrari. Namun Mattia Binotto selaku bos Ferrari menepis kabar tersebut dan menilai kehadiran Verstappen akan merepotkan manajemen tim.