Formula 1

Bukan Legenda Michael Schumacher, Button Sebut Verstappen sebagai Pembalap F1 Tercepat

Jumat, 18 Oktober 2019 14:03 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Lanjar Wiratri
© planetf1.com
Jenson Button menganggap bahwa bintang Red Bull Racing-Honda, Max Verstappen, adalah pembalap tercepat di Formula 1 dibanding Michael Schumacher. Copyright: © planetf1.com
Jenson Button menganggap bahwa bintang Red Bull Racing-Honda, Max Verstappen, adalah pembalap tercepat di Formula 1 dibanding Michael Schumacher.

INDOSPORT.COM - Jenson Button menganggap bintang Red Bull Racing-Honda, Max Verstappen, adalah pembalap tercepat di kompetisi Formula 1 dibanding Michael Schumacher.

Max Verstappen, pembalap kenamaan Red Bull Racing-Honda, saat ini memang baru berusia 22 tahun. Ia pertama kali berlaga di kejuaraan Formula 1 pada 2015, di mana saat itu dirinya menjadi pembalap termuda (17 tahun). Bahkan, ia mampu memenangkan balapan untuk pertama kalinya ketika berumur 18 tahun.

Ternyata, sensasi yang diciptakan oleh bintang asal Belgia itu tidak berhenti sampai di situ saja. Saat ia sudah bergabung dengan tim Red Bull Racing pada 2016, Verstappen perlahan semakin menunjukkan taringnya. Meski tak selalu berhasil menang, tapi dirinya mampu menjadi momok bagi pembalap lain.

Berdasarkan situs Wikipedia, Verstappen juga menjadi pembalap termuda yang memimpin sebuah lap di F1, pembalap termuda tercepat di satu lap F1, pembalap termuda yang mampu memenangkan banyak balapan, pembalap termuda Belanda yang mampu meraih pole position pada 3 Agustus 2019, dan lain-lain.

Terkesan dengan penampilan kemilang Verstappen, mantan pembalap Formula 1, Jenson Button, memberikan pujian. Tidak tanggung-tanggung, eks bintang Renault, Williams, dan McLaren itu mengatakan bahwa Verstappen adalah pembalap tercepat dalam sejarah Formula 1, dan bukan legenda Ferrari, Michael Schumacher.

"Saya pikir, dia adalah pembalap tercepat yang pernah berlaga di F1. Sungguh, saya melihat kecepatan yang ia miliki benar-benar di luar nalar. Dia memang beberapa kali melakukan kesalahan di tahun ini, tapi sekarang ia menjadi sosok yang istimewa," ujar Button seperti dilansir dari laman portal berita olahraga ESPN.

Di perhelatan Formula 1 2019, Max Verstappen baru dua kali menjadi juara satu, yaitu pada GP Austria dan pada GP Jerman. Selain itu, ia juga mampu finis di posisi dua sebanyak satu kali, yaitu saat GP Hungaria. Di klasemen sementara, Verstappen menduduki peringkat empat dengan 212 poin.