Formula 1

Jakpro Klaim Formula E Punya Jutaan Fans di Indonesia

Senin, 17 Februari 2020 13:16 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Jakarta Propertindo (Jakpro) mengklaim kejuaraan balap mobil bertenaga listrik Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta memiliki jutaan penggemar di Indonesia Copyright: © Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Jakarta Propertindo (Jakpro) mengklaim kejuaraan balap mobil bertenaga listrik Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta memiliki jutaan penggemar di Indonesia

INDOSPORT.COM – Jakarta Propertindo (Jakpro) mengklaim bahwa kejuaraan balap mobil bertenaga listrik Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta memiliki jutaan penggemar di Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Dwi Wahyu Darwoto selaku Direktur Utama Jakpro, yang menyebutkan bahwa penggemar Formula E di Indonesia mencapai 3,3 juta orang mayoritas terbesar dari kawasan Ibu Kota DKI Jakarta.

Menyadur dari laman Antara, Dwi mengatakan bahwa hal tersebut berdasarkan hasil riset dari Sport Management Database yang berbasis di Inggris.

Dari jumlah tersebut Dwi mengatakan bahwa 54 persennya berasal dari kawasan DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan usia yang jauh lebih muda dibandingkan dengan penggemar balap mobil Formula 1.

Dalam penjelasannya, Dwi menjelaskan ada lima aspek yang menjadi alasan warga Indonesia menyukai balap mobil bertenaga listrik itu. Mulai dari haus akan teknologi, kecintaan terhadap sesuatu yang ramah lingkungan, tawaran kemewahan, hingga kesukaan terhadap suatu merek mobil.

"Fans Formula E di Indonesia ada 3,3 juta. Biasanya yang menyukai Formula E anak- anak muda yang suka dengan teknologi yang canggih. Jadi tidak heran juga jika ada penawaran mereka akan cari yang kualitasnya terbaik atau premium," kata Dwi Wahyu Darwoto.

Lebih lanjut, diadakannya Formula E di Ibu Kota tentu akan menyenangkan para penggemar Formula E karena dapat menghadirkan suasana yang berbeda dari ajang balap lainnya.

Dwi bahkan menyandingkan tim manufacturing yang terlibat di Formula E lebih banyak dibandingkan dengan ajang balap bergengsi lainnya yaitu Formula 1.

"Kalau F1 manufacturing brandnya cuma empat. Tapi kalau Formula E ini ada sembilan," tambahnya.

Untuk menghadirkan ajang balap ramah lingkungan itu, Pemprov setempat menggelontorkan dana sebesar Rp 1,16 miliar dan memastikan penyelenggaraannya di tanggal 6 Juni 2020 di ikon Ibu Kota Jakarta, Monas.

Nantinya, rute Formula E di Jakarta akan disesuaikan dengan standar Federation Internationale L'Automotive (FIA) dengan grade III. Sebanyak 12 tim dan 24 pembalap dipastikan bergabung dalam ajang yang menggunakan Jalan Medan Merdeka Selatan sebagai rute terpanjangnya.