MotoGP

Belum Kelar, Ada 9 Tahap Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021

Sabtu, 28 Maret 2020 14:31 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Twitter/MotoGP
Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk gelaran kejuaraan MotoGP Indonesia 2021 hingga saat ini masih terus dilakukan. Copyright: © Twitter/MotoGP
Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk gelaran kejuaraan MotoGP Indonesia 2021 hingga saat ini masih terus dilakukan.

INDOSPORT.COM – Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk gelaran kejuaraan MotoGP Indonesia 2021 hingga saat ini belum selesai. Diketahui terdapat sembilan tahap yang harus dilakukan.

Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengatakan Pengerjaan Sirkuit Mandalika terbagi sembilan bagian atau tahapan yang perlu disiapkan.

Tahap pertama ialah pengerjaan bagian trek utama (main track), di mana lintasan sepanjang 4,31 km digali dengan kedalaman satu meter untuk pondasi. Kedua, pembuatan service road di kanan dan kiri trek, ketiga adalah lapis pondasi agregat atau batu pecah, keempat adalah drainase.

"Drainase ini berada di sisi kanan dan kiri trek menyesuaikan kemiringan trek itu sendiri," ucap Abdulbar, dilansir dari laman Antara.

Untuk tahapan kelima adalah pengaspalan. Pekerjaan pengaspalan akan dilaksanakan dengan tiga lapis perkerasan aspal yaitu lapis asphalt concrete-base, lapis asphalt concrete-binder course, dan lapis asphalt concrete-wearing course.

Keenam, pembuatan asphalt berm atau verge di sisi kanan dan kiri track yang berfungsi sebagai bahu jalan dan sebagai tanda visual bagi para rider terhadap batas luar dan dalam dari tikungan (sebelum run off).

Selanjutnya, ketujuh adalah pengerjaan detail service road, kedelapan adalah pengerjaan area run off yang terdiri dari 3 jenis permukaan yaitu aspal, gravel bed, dan rumput. Run off dibangun di setiap tikungan dengan kombinasi dari ketiga jenis run off tersebut untuk memastikan keamanan atau safety para rider.

Tahapan yang kesembilan adalah pembangunan terowongan untuk akses masuk ke bagian tengah sirkuit.

Pembangunan Sirkuit Mandalika ini dilakukan dengan teliti dan detil sesuai tahapan yang ada. Pembangunan juga menuntut tingkat presisi pekerjaan yang tinggi.

Selain itu, juga agar sesuai standar yang dibuat oleh FIM serta memenuhi harapan Dorna untuk nantinya menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai acuan sirkuit jalan raya yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

"Kami berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan semua pihak kepada kami. Pembangunan Sirkuit Mandalika, sebagai salah satu elemen utama dalam penyelenggaraan MotoGP di The Mandalika pada 2021,

"Dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang direncanakan berkat adanya dukungan dari pemerintah pusat, melalui kementerian dan lembaga terkait, dukungan Pemerintah Daerah, serta sinergi BUMN," kata Abdulbar.

Seperti diketahui, pemerintah memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN, antara lain pembangunan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 KM dengan Right of Way (ROW) jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lalu ada penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Bandara Internasional Lombok yang dilakukan oleh Angkasa Pura I.

Kemudian pengembangan fasilitas kargo dan cruise oleh Pelindo III dan ASDP, penambahan kapasitas listrik di kawasan oleh PLN, serta pembukaan rute baru bus yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju The Mandalika oleh DAMRI.

Sementara terkait lahan enclave, proses pembebasan lahan juga terus berjalan dengan baik dengan prioritas lahan enclave yang terletak dalam wilayah pembangunan sirkuit. Setelah melalui dialog yang konstruktif, banyak warga yang menyatakan dukungannya dengan melepas lahan mereka sesuai nilai appraisal.

Selain menawarkan ganti untung, ITDC juga telah membuat terobosan dengan menawarkan skema baru yaitu ruilslag/tukar guling lahan bagi pemilik lahan enclave. ITDC optimistis skema ini akan semakin mempercepat penyelesaian pembebasan lahan enclave.

"Di tengah situasi yang tengah dialami bangsa Indonesia sekarang ini karena wabah Corona, kami melihat besarnya dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap rencana penyelenggaraan MotoGP pada 2021 di The Mandalika,

"Oleh karena itu, kami optimistis bahwa pembangunan Sirkuit Mandalika tidak akan terhambat dan dapat diselesaikan sesuai rencana waktu yang telah ditetapkan," katanya.

Diketahui pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 juga akan tetap berlangsung seperti biasa meski tengah dihantui pandemi global virus Corona (COVID-19).