MotoGP

MotoGP Prancis Ikut Ditunda, Mugello Jadi Seri Pembuka Musim 2020?

Jumat, 3 April 2020 14:33 WIB
Penulis: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© lemans.org
MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans mengalami penundaan akibat wabah virus Corona. Copyright: © lemans.org
MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans mengalami penundaan akibat wabah virus Corona.

INDOSPORT.COM - Wabah pandemi virus Corona di daratan Eropa kembali menyerang dunia olahraga. Kali ini MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans harus mengalami penundaan.

Melansir dari laman Speedcafe, sejatinya seri Le Mans akan digelar pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2020. Namun wabah pandemi virus corona membuat MotoGP Prancis harus tertunda penyelenggaraannya.

Keputusan ini menyusul ditundanya beberapa seri MotoGP sehingga menyebabkan pembukaan musim 2020 mundur jauh. Kini, para penonton nampaknya harus lebih bersabar lagi setelah penundaan balapan di Prancis.

"Karena wabah virus corona yang sedang berlangsung, seri Le Mans resmi ditunda. FIM, IRTA, dan Dorna Sports menyesal mengumumkan penundaan GP Prancis yang sedianya diadakan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, tanggal 15 hingga 17 Mei 2020," demikian pernyataan MotoGP.

Ditundanya GP Prancis membuat pihak MotoGP berencana menjadwal ulang gelaran. Alhasil bila sesuai jadwal, Sirkuit Mugello, Italia berpotensi menjadi seri pembuka untuk balapan musim 2020.

Pasalnya Sirkuit Mugello dijadwalkan akan menggelar balapan MotoGP pada tanggal 29 hingga 31 Mei 2020. Namun seri ini bisa saja ikut tertunda, mengingat di Italia wabah virus Corona telah memakan banyak korban jiwa.

Pun dengan Spanyol dan negara-negara lainnya yang sedianya akan menjadi penyelenggara balapan. Hal ini tentu akan membuat MotoGP harus menjadwal ulang setiap seri balapan jika ingin kompetisi musim 2020 tetap dilanjutkan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%