Formula 1

Terungkap, Alasan Gagal Totalnya Sean Gelael di F2 GP Silverstone

Senin, 10 Agustus 2020 14:05 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© sean-gelael.com
Pembalap Indonesia, Sean Gelael lagi-lagi tak bisa meraih poin di kejuaraan Formula 2 (F2) GP Silverstone lantaran mobilnya mengalami masalah teknis. Copyright: © sean-gelael.com
Pembalap Indonesia, Sean Gelael lagi-lagi tak bisa meraih poin di kejuaraan Formula 2 (F2) GP Silverstone lantaran mobilnya mengalami masalah teknis.

INDOSPORT.COM – Pembalap Indonesia, Sean Gelael lagi-lagi tak bisa meraih poin di kejuaraan Formula 2 (F2) GP Silverstone lantaran mobilnya mengalami masalah teknis.

Setelah di Race 1 busi menjadi biang keladi, di Race 2 hari Minggu (09/08/20) giliran sensor mesin. Jangankan untuk 1 lap, melengkapi formation lap pun tak bisa dilakukan Sean.

Merasakan mesin mobilnya bermasalah, Sean memilih memasukkan mobilnya ke pit. Problem tak bisa diatasi tim DAMS sehingga Sean lagi-lagi harus menjadi penonton.

"Enam kali saya mengalami masalah teknis di musim ini. Berikutnya saya hanya ingin balapan tanpa kendala dan mobil enak untuk digeber," kata Sean Gelael, dilansir dari situs resminya.

Race 2 lanjutan Kejuaraan FIA Formula 2 2020 memang penuh drama. Dua pebalap tim Prema yang berpeluang finis 1-2, Robert Shwartzman dan Mick Schumacher, malah terlibat insiden. 

Kemenangan pun akhirnya diraih rookie asal Jepang, Yuki Tsunoda (Jepang), namun Mick Schumacher berhasil mempertahankan posisi dan meraih podium kedua. Sementara Robert Shwartzman turun ke posisi ke-13.

Seri berikut F2 digelar di Sirkuit Catalunya, Spanyol, 14-16 Agustus pekan depan. Sean dan rekan setimnya, Dan Ticktum (Inggris), bakal bahu membahu lagi untuk mempersembahkan poin berharga bagi tim DAMS, yang merupakan tim juara bertahan F2.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%