Formula 1

Jacques Villeneuve Bongkar Alasan Bobroknya Tim Ferrari di F1 2020

Senin, 21 September 2020 09:56 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Twitter.com/supersport
Pembalap asal Kanada, Jacques Villeneuve membongkar borok alasan mengapa tim Ferrari bisa bobrok dan tak kompetitif terutama selama kejuaraan Formula 1 (F1). Copyright: © Twitter.com/supersport
Pembalap asal Kanada, Jacques Villeneuve membongkar borok alasan mengapa tim Ferrari bisa bobrok dan tak kompetitif terutama selama kejuaraan Formula 1 (F1).

INDOSPORT.COM – Pembalap asal Kanada, Jacques Villeneuve membongkar borok alasan mengapa tim Ferrari bisa bobrok dan tak kompetitif terutama selama kejuaraan Formula 1 (F1) 2020.

Tim berjuluk Kuda Jingkrak tersebut tengah mengalami degradasi performa pada musim ini, dengan jet darat SF1000 yang dinilai belum sempurna sehingga kesulitan kompetitif, belum lagi drama masalah internal yang membuat mereka semakin kesulitan di F1 2020.

Menurut Villeneuve, masalah yang dialami oleh Ferrari disebabkan karena mereka ‘membuang’ sejumlah insinyur berbakat, terutama yang bukan warga negara Italia.

Keputusan tersebut dinilai sebagai upaya mereka untuk membuktikan bahwa mereka ingin menjadi tim Italia sejati, dengan mencoba mengusung sistem ‘Made in Italy by Italian’, yang amat disayangkan oleh Villeneuve karena hal tersebut bukan prasyarat untuk sukses di ajang F1.

“Masalahnya bukan Ferrari tidak menang, tapi secara teknis telah tertinggal jauh. Mereka telah melepaskan begitu banyak insinyur berbakat, terutama karena mereka bukan orang Italia, dan sejak saat itu menjadi mimpi buruk bagi tim,” kata Jacques Villeneuve, dilansir dari Sky Sports Italia.

“Mereka mencoba ingin menjadikan Ferrari sebagai tim Italia sejati, tapi ini bukan prasyarat untuk sukses di F1 era modern. Tim tengah berada di masa sulit, mereka membutuhkan banyak hal untuk bangkit setidaknya dalam dua tahun, yang paling penting mereka harus memiliki orang terbaik di tim,” tambahnya.

Jacques Villeneuve juga menilai, padahal jika Ferrari tak membuang para insinyur hebatnya, maka mereka bisa saja menyamai performa tim Mercedes, yang sangat dominan dalam beberapa musim terakhir.

Tak hanya itu, mantan juara F1 1997 tersebut juga mengatakan hingga saat ini akan sulit bagi tim lain untuk menyaingi Mercedes, karena selain memiliki mobil yang kompetitif mereka juga mempunyai pembalap hebat seperti Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%