In-depth

Hitung-hitungan Joan Mir Segel Gelar MotoGP 2020 Tanpa Menangkan Balapan

Jumat, 6 November 2020 19:36 WIB
Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© LLUIS GENE/AFP via Getty Images
Fabio Quartararo angkat tropi kemenangannya di atas podium di MotoGP Moto Grand Prix de Catalunya, Minggu (27/09/2020). Copyright: © LLUIS GENE/AFP via Getty Images
Fabio Quartararo angkat tropi kemenangannya di atas podium di MotoGP Moto Grand Prix de Catalunya, Minggu (27/09/2020).
Tantangan Joan Mir Bernama Fabio Quartararo

Rival terberat Joan Mir dalam langkahnya menuju mahkota gelar MotoGP 2020 adalah Fabio Quartararo, yang hanya terpaut 14 poin dan berada di urutan kedua klasemen.

Sejatinya, Joan Mir saat ini membutuhkan minimal 62 poin dari total 75 angka yang tersedia untuk mengamankan gelar musim ini. Bila demikian, pembalap berusia 23 tahun itu masih perlu memenangi satu balapan dan meraup 25 poin, sisanya harus mengakhiri balapan di urutan minimal ketiga (15 poin, kedua mendapat 20 poin).

Namun, jika tanpa berhasil memenangkan balapan, prediksi perhitungan berapa poin yang Joan Mir butuhkan pun bergantung pada Fabio Quartararo di GP Eropa, GP Valencia (15/11/20), dan GP Portugal (22/11/20).

Quartararo bisa menjegal Joan Mir mengingat catatannya positifnya di setiap seri yang dilaksanakan di Spanyol. Semua kemenangan pembalap asal Prancis itu di MotoGP 2020 terjadi di sirkuit Negeri Matador: GP Spanyol (seri pertama), GP Andalusia (seri kedua), dan GP Catalan (seri kedelapan).

Memang, dua seri terakhir di Spanyol berujung kurang baik di mana Quartararo gagal finis di GP Aragon dan finis di posisi kedelapan di GP Teruel. Sebaliknya, Joan Mir justru selalu naik podium di tiga seri terakhir di Spanyol.

Yang jelas, hasil di MotoGP Eropa adalah kunci dari teka-teki apakah Joan Mir akan semakin dekat menuju gelar juara dunia atau tidak.

Joan Mir akan berharap Fabio Quartararo gagal memenangi GP Eropa sekaligus finis di belakang dirinya. Dengan demikian, perhitungan di dua balapan tersisa tidak akan mengharuskan Joan Mir untuk memenangi balapan demi menjadi juara MotoGP 2020.