Formula 1

Penuh Drama di F1 GP Inggris, Ini Rintangan yang Dilalui Charles Sainz Menuju Kemenangan Perdananya

Selasa, 5 Juli 2022 09:43 WIB
Penulis: Reni Nur Arifah | Editor: Prio Hari Kristanto
© Grafis: Yanto/INDOSPORT
Pembalap Ferrari, Carlos Sainz, akhirnya meraih kemenangan Formula One perdananya pada ajang GP Inggris yang berlangsung hari Minggu (04/07/22). Foto: Instagram@#carlossainz Copyright: © Grafis: Yanto/INDOSPORT
Pembalap Ferrari, Carlos Sainz, akhirnya meraih kemenangan Formula One perdananya pada ajang GP Inggris yang berlangsung hari Minggu (04/07/22). Foto: [email protected]#carlossainz

INDOSPORT.COM – Pembalap Ferrari, Carlos Sainz, akhirnya meraih kemenangan Formula 1 perdananya pada ajang GP Inggris yang berlangsung hari Minggu (04/07/22).

Balapan yang mendebarkan itu diwarnai berbagai drama, mulai dari kecelakaan pada putaran pertama hingga kekacauan tambahan dari invasi trek oleh para demonstran lingkungan hidup.

Pembalap Red Bull, Sergio Perez, menjadi runner-up setelah tertinggal 3,779 detik dari Sainz disusul sang pembalap tuan rumah, Lewis Hamilton, di posisi ketiga.

"Ya! Kami berhasil! Vamos!" seru Sainz penuh kegembiraan melalui radio setelah kemenangan yang cukup tak terduga itu.

Pembalap asal Spanyol tersebut memulai dari posisi terdepan untuk pertama kalinya dan dalam balapan ke-150-nya.

"Saya tidak tahu harus berkata apa, ini luar biasa. Kemenangan pertama saya dari 150 balapan dengan Ferrari di Silverstone, saya tidak bisa meminta lebih. Ini hari yang sangat istimewa, hari yang tidak akan pernah saya lupakan, akhir pekan yang sangat istimewa.”

Kemenangan itu mengakhiri enam kemenangan beruntun Red Bull dan membuat Sainz menjadi pembalap Spanyol kedua yang memenangkan Grand Prix setelah Fernando Alonso.

Sembilan lap terakhir berlangsung dengan heboh dan penuh drama salip menyalip saat safety car masuk dan Sergio Perez-Charles Leclerc-Lewis Hamilton bertarung untuk posisi kedua.

Juara dunia Max Verstappen harus puas di posisi ketujuh setelah diperlambat oleh mobil yang rusak akibat insiden serpihan puing karbon.

Leclerc, yang memimpin dengan 12 lap tersisa, juga harus tetap full senyum meski finis tidak menyenangkan di urutan keempat setelah melakukan strategi yang membuatnya kehilangan kemenangan.