Final Wimbledon 2014

Kvitova Vs Bouchard, Duel Juara Wimbledon 2011

Sabtu, 5 Juli 2014 10:06 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:
Kvitova, Kampiun Wimbledon 2011

Namun, jalan Bouchard menuju tangga juara tak bakal mudah. Kvitova telah membuktikan sebagai petenis bertalenta dengan mencium trofi Juara Wimbledon 2011. Pada tahun itu pula turnamen di mana Bouchard merebut juara di tingkat junior.

"Saya banyak belajar pada 2011. Itu kejutan besar bagi saya dan saya berada di koran-koran dan jadi berita semuanya. Sesuatu yang belum pernah saya alami," sebut Kvitova. "Saya sudah terbiasa dan saya kemungkinan besar telah tahu apa yang harus saya lakukan. Saya berharap pengalaman itu membantu saya (memenangi trofi Wimbledon kedua)."

Kvitova yang kidal juga punya rekor Steffi Graf dan Williams bersaudara, Venus-Serena, untuk disamai. Yup, Kvitova akan menjadi petenis keempat yang mampu menjuarai Wimbledon lebih dari sekali, sejak era 1990.

Dalam jalan menuju final, Kvitova tak pernah menemui lawan berperingkat dunia dalam lingkar 10 besar. Tren itu akan berlanjut jika dia mampu melibas Bouchard yang saat ini berposisi ke-13 dunia.

Namun, prestasi Kvitova patut digarisbawahi ketika menghentikan Juara Wimbledon lima kali, Venus Williams, pada babak ketiga. Berikutnya, dia menuntaskan perlawanan dua rekan senegara Ceko, Barbora Zahlova Strycova dan Lucie Safarova pada perempatfinal dan semifinal.

Apapun hasil akhir final tunggal putri Wimbledon 2014, ini adalah tahun ketiga secara beruntun di mana tiga grand slam pertama dimenangi oleh tiga petenis berbeda. Setelah Li Na sukses di Melbourne, Sharaprova menjadi kampiun di Paris. Kini, apakah Kvitova atau Bouchard yang bakal menjadi kampiun di London?