Kaleidoskop Bulutangkis Juli-Desember 2014
Indonesia kembali memperlihatkan tajinya pada awal bulan ini setelah merengkuh 3 gelar dan 3 runner up di turnamen BABOLAT Bulgarian IC, melalui duet Kevin Sanjaya Sukamuljo/Selvanus Geh, Della Destiara Haris/Gebby Ristiyani Imawan dan Fran Kurniawan/Komala Dewi, Minggu 5 Oktober 2014.
Beralih ke Dutch Open GP, Indonesia berhasil meraih 1 gelar lewat Riky Widianto/Puspita Richi Dili dan 3 runner up lewat Ihsan Maulana Mustofa, Fran Kurniawan/Agripinna Prima Rahmanto Putra serta Shendy Puspa Irawati/Vita Marissa, Senin 13 Oktober 2014.
Kesuksesan Indonesia harus terhenti saat berlaga di ajang Denmark SSP. Tim Garuda hanya mampu meraih satu runner-up lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Minggu 19 Oktober 2014.
Tim Indonesia kembali bersinar pada ajang Swiss IC setelah atlet potensi, Jonatan Christie dan Hana Ramadhini berhasil meraih 2 gelar. Sementara Dinar Dyah Ayustine dan Meiliana Jauhari/Aprilsasi Putri Lejarsar Variella menempati runner-up.
Pada turnamen France SS 2014, Indonesia hanya mampu meraih satu gelar lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, pada Senin 27 Oktober 2014. Sementara Di Bitburger GPG Indonesia harus puas naik di podium runner up lewat Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika.