Kisah Pria Indonesia Terhebat di All England
Rudi Hartono maju ke babak final. Semua orang di Indonesia tak menyangka si 'atlet baru' bisa melaju ke partai puncak. Ada kebanggaan namun juga ada keraguan, pasalnya yang dihadapi oleh Rudi Hartono ialah wakil Malaysia, Tan Aik Huang.
Presiden RI saat itu, Sukarno memang sedang menerapkan politik konfrontasi dengan Malaysia yang dianggapnya negara boneka buatan Inggris. Belum selesai konfrontasi, pecah tragedi G30S. Etnis China jadi salah satu korban tragedi tersebut.
Sukarno di era itu memang menanamkan politik masuk ke semua bidang kehidupan termasuk ranah olahraga. Semangat untuk harumkan Merah Putih dan pecundangi 'negara boneka' menyeruak di dada Rudi Hartono.
Lewat perjuangan dua set, Rudi Hartono sukses mempecundangi Tan Aik Huang dengan skor 15-12, 15-9. Ia jadi pebulutangkis termuda yang meraih juara All England. Rudi Hartono membuat Sukarno tersenyum. Di tahun-tahun selanjutnya Rudi Hartono sukses meraih gelar All England sebanyak 8 kali. Rekor ini sampai detik ini belum terpecahkan.
Senior Rudi Hartono, Tan Joe Hok menyebut bahwa rekor Rudi Hartono akan abadi dan Rudi Hartono layak mendapatkannya, pasalnya Rudi menurut Tan Joe Hok,
"Dari awal saya sudah berpikir dia akan menjadi pemain hebat," ujar Tan Joe Hok melanjutkan. "Saat latihan benar-benar fokus, tidak mau kalah, dan tidak mau menyerah. Barang langka, sulit untuk mencari orang seperti dia." kata Tan Joe Hok.