Kisah Lee Chong Wei, Dari Kasus Doping Hingga Berakhir dengan Gelar Bangsawan

Jumat, 21 Oktober 2016 18:48 WIB
Penulis: Ivan Reinhard Manurung | Editor: Galih Prasetyo
 Copyright:
Berawal dari Larangan Bermain Basket

Lee Chong Wei lahir di Bagan Serai, Malaysia pada 21 Oktober 1982. Ia merupakan anak pertama pasangan Lee Ah Chai dan Khor Kim Choi.

Saat kecil, bulutangkis bukanlah olahraga favorit Chong Wei, karena ketika itu ia lebih gemar bermain basket. Dalam setiap kesemptan, ia selalu menyempatkan diri bermain basket di lapangan yang ada dekat rumahnya.

Namun, hobi basket yang dimiliki Chong Wei tidak disukai oleh ibunya, Kim Choi. Alasannya pun cukup lucu, yakni karena tidak senang anak lelakinya jadi berkulit gelap karena sering bermain di bawah teriknya matahari.

Disinilah sang ayah, Ah Chai memainkan perannya dalam memunculkan kecintaan Chong Wei pada bulutangkis. Ketika Chong Wei berusia 11 tahun, Ah Chai mengajak Chong Wei berlatih di sebuah gelanggang bulutangkis.

Sejak saat itu, Chong Wei mulai giat berlatih bulutangkis sepulang sekolah. Hingga pada suatu hari, bakat Chong Wei dilihat oleh legenda bulutangkis Malaysia, Misbun Sidek.

Tidak lama kemudian, Chong Wei pun terpilih masuk ke Pelatnas Malaysia, saat umurnya masih 17 tahun.