Kisah Lee Chong Wei, Dari Kasus Doping Hingga Berakhir dengan Gelar Bangsawan

Jumat, 21 Oktober 2016 18:48 WIB
Penulis: Ivan Reinhard Manurung | Editor: Galih Prasetyo
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Di tahun pertamanya sebagai pebulutangkis profesional, Chong Wei tidak pernah meraih gelar juara. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Di tahun pertamanya sebagai pebulutangkis profesional, Chong Wei tidak pernah meraih gelar juara.
Sempat Nihil Gelar di Masa Awal

Chong Wei mengawali karier profesionalnya di bulutangkis pada 2002 silam. Sayangnya, di tahun tersebut, Chong Wei gagal tampil bersinar. Jangankan meraih gelar juara, menembus partai final saja tidak mampu dilakukan Chong Wei.

Di tahun 2003, Chong juga masih belum mampu mempersembahkan gelar bergengsi di kejuaraan internasional. Namun, di tahun ini, Chong Wei mulai mengalami perbaikan dengan sukses menembus final Malaysia Terbuka, namun di babak itu ia kalah dari wakil China, Chen Hong.

Ajang Malaysia Terbuka 2004 merupakan kejuraan internasional pertama yang dimenangkan Chong Wei dalam kariernya. Saat itu, ia sempat menjadi sorotan di babak final setelah sempat membantai wakil Korea Selatan, Park Sung-hwan di set pertama dengan skor 15-3.

Masih di tahun yang sama, Chong Wei kembali meraih gelar juara saat mewakili Malaysia di kompetsi Taiwan Terbuka. Memenangkan dua turnamen itu, membuat Chong Wei mendapat tempat untuk berlaga di ajang Olimpiade 2004 yang berlangsung di Athena, Yunani.

Sejak memulai debut pada 2002 hingga kini, Chong Wei tercatat sudah mengoleksi total 65 gelar juara. Diantara banyaknya kejuaraan yang sudah dimenangkan Chong Wei tersebut, ada dua turnamen yang paling sering ia menangkan, yaitu Malaysia Terbuka dan Indonesia Terbuka.

Di ajang Malaysia Terbuka, Chong Wei sudah mengoleksi 10 gelar juara, sedangkan di Indonesia Open ia sudah enam kali dinobatkan sebagai juara, yang membuatnya menyamai catatan Taufik Hidayat dan Ardy B. Wiranata.