Kisah Lee Chong Wei, Dari Kasus Doping Hingga Berakhir dengan Gelar Bangsawan
Seperti petir di siang bolong, itulah istilah yang mungkin tepat menggambarkan keadaan publik Malaysia pada Oktober 2014 lalu. Pasalnya, saat itu mereka mendapat sebuah kabar mengejutkan.
Chong Wei, yang merupakan pebulutangkis idola mereka, terbukti positif menggunakan doping. Kabar itu pun dikonfirmasi langsung oleh Asosiasi Badminton Malaysia, yang menyebut dalam hasil tes urine Chong Wei, terdapat zat dexamethasone.
Kejadian itu pun membuat Chong Wei terancam hukuman skors untuk tampil di laga-laga internasional. Tidak tanggung-tanggung, ancaman skors yang bisa diterima Chong Wei bisa mencapai dua tahun.
Kenyataan itu pun membuat Chong Wei sempat memutuskan untuk gantung raket dan berhenti total dari bulutangkis.
"Jika keputusan, melarang saya bermain selama dua tahun, saya tidak akan meneruskan karier sebagai pemain badminton, setelah itu," kata Lee Chong Wei kepada BBC.
Pada April 2015, BWF pun mengeluarkan keputusan hukuman yang diberikan kepada Chong Wei. Hasilnya, Chong Wei hanya dihukum larangan bertanding selama delapan bulan.
Tidak hanya itu, Chong Wei pun dipaksa mengembalikan medali perak yang ia raih ketika mengikuti World Championships. Namun, dua medali perak Asian Games tetap bisa ia simpan.