Piala Sudirman 2017

Profil Tim Piala Sudirman 2017: Indonesia

Selasa, 9 Mei 2017 11:16 WIB
Editor: Ramadhan
© HUMAS PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di ajang Malaysia Super Series Premier 2017. Copyright: © HUMAS PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di ajang Malaysia Super Series Premier 2017.
Sektor Unggulan

Jika menilik kekuatan yang ada sekarang, Indonesia memang lebih bertumpu pada sektor ganda putra dan ganda campuran. Hal itu terbukti dari beberapa turnamen terakhir yang diikuti wakil Merah Putih yang berhasil didominasi ganda putra dan campuran.

Lihat saja penampilan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon yang berhasil mengukir sejarah dengan raihan hattrick gelar di awal tahun 2017 ini. Kevin/Marcus sukses meraih tiga gelar secara beruntun yakni All England, India Open Super Series, dan Malaysia Open Super Series Premier.

Selain pasangan yang dijuluki Duo Minions tersebut, Indonesia juga masih memiliki pasangan ganda putra andalan lainnya seperti Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro.

Untuk ganda campuran, sektor ini patut diperhitungkan meski tak sementereng ganda putra. Indonesia akan mengandalkan pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto di Piala Sudirman 2017 nanti, meski juga ada pasangan Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja yang tak bisa dikesampingkan.

Meski hanya menjadi runner up di ajang Swiss Open 2017 dan mencapai perempatfinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2017, Praveen/Debby tetap menjadi pasangan yang diyakini bisa meraup poin untuk Indonesia di Australia nanti.

© Humas PBSI
Praveen Jordan dan Debby Susanto (All England Open 2017). Copyright: Humas PBSIPraveen Jordan dan Debby Susanto (All England Open 2017).

Walaupun dua sektor tersebut yang menjadi unggulan Indonesia di ajang nanti, bukan tak mungkin sektor tunggal putra bisa memberikan kejutan lewat pemain-pemain muda seperti Jonathan Christie dan Anthony Ginting.

“Kuota di ganda putra memang lebih banyak karena nomor ini adalah nomor andalan kami untuk menyumbang angka, istilahnya ganda putra wajib menang. Sedangkan tunggal putra masih 50-50 peluangnya,” kata Susy Susanti soal sektor unggulan Indonesia di Piala Sudirman 2017.

“Kalau di tim putri beda lagi, melihat susunan tunggal putri yang ada tiga pemain, kami pilih berdasarkan persiapan strategi dan data head to head dengan lawan,” tambah Susy Susanti.