Profil Tim Piala Sudirman 2017: Indonesia
Meski tanpa diperkuat sejumlah pilar seperti Liliyana Natsir dan Nitya Krishinda Maheswari, secara realistis Indonesia minimal memang bisa mencapai babak semifinal. Susy Susanti selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (PBSI), memang menyebut sudah seharusnya tim Indonesia bisa menembus babak semifinal dalam kejuaraan yang dihelat dua tahun sekali itu.
“Melihat peringkat pemain Indonesia, capaian prestasi terakhir dan data bahwa tim Indonesia saat ini ada di urutan 5-8 dalam daftar unggulan, kami menargetkan babak semifinal, tetapi tentunya kami berharap bisa lebih dari itu,” pungkas Susy.
Namun, bukan tak mungkin Indonesia bisa mencapai target yang lebih bagus yakni babak final pada Piala Sudirman kali ini. Seperti apa yang diinginkan Ketua Umum PBSI, Wiranto.
“Ya targetnya Indonesia meraih yang terbaik, masuk final dan menjadi juara. Itu target yang kami canangkan sejak awal karena dengan materi yang ada memang ada persaingan yang ketat, tetapi kekuatan kami ada di ganda putra dan ganda campuran,” ujar Wiranto.
Berdasarkan analisis INDOSPORT, target semifinal tentu bisa diraih jika pemain Indonesia di semua sektor fokus dan mengerahkan permainan terbaiknya. Andai masih bermain angin-anginan, selalu melakukan kesalahan kecil, dan kurang fokus, maka jangan harap target semifinal bisa tercapai.
Selebrasi Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.Seperti misalnya di sektor ganda campuran yang kemungkinan bakal memainkan Praveen/Debby. Jika melihat laga-laga sebelumnya di sejumlah turnamen, titik lemah memang berada pada Praveen yang kerap melakukan kesalahan kecil seperti pengembalian bola yang gagal. Hal-hal sepele seperti itulah yang harus dibenahi.
Lalu di sektor tunggal putra juga sebenarnya Indonesia memiliki harapan untuk mendulang poin. Jonathan Christie dan Anthony Ginting wajib bermain lepas dan tak melakukan kesalahan-kesalahan elementer. Keduanya juga harus lebih berani menekan lawan sejak awal pertandingan.