INDOSPORT.COM - Arab Saudi dikecam dunia terkait tewasnya jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat negaranya di Istanbul, Turki. Lantas, apa dampaknya bagi aktivitas dunia olahraga?
Dua petenis papan atas dunia, Rafael Nadal dan Novak Djokovic, rencananya akan diundang untuk pertandingan eksebisi pada 22 Desember 2018 di negara kaya minyak tersebut.
Namun protes dunia kepada Arab Saudi atas tewasnya jurnalis yang dikenal kritis terhadap keluarga kerajaan itu membuat kedua petenis tersebut mempertimbangkan untuk tampil, meskipun hingga kini keduanya belum menyatakan akan menarik diri.
Kedua peraih gelar Grand Slam tersebut jelas sudah lama teken kontrak untuk tampil di acara itu. Membatalkan tentu tidak etis, tetapi terus tampil juga dapat berdampak menimbulkan kritikan.
"Saya sudah teken kontrak tahun lalu untuk bisa tampil. Memang menyedihkan seorang wartawan harus kehilangan nyawa. Saya tahu beberapa hal buruk terjadi di sini," ujar Nadal sebagaimana dilansir dari kanal berita olahraga, Telegraph Sports, Minggu (28/10/18)
Kami akan memantau situasi yang berkembang dan saya berharap bisa memberi penjelasan secepat mungkin," tambahnya.
Sementara Djokovic tidak terlalu ingin mencampur adukkan politik dengan olah raga, tetapi hal itu bisa saja terjadi tanpa diduga.
"Saya tak ingin melibatkan diri dalam situasi politik. Memang miris kami berdua harus terseret dalam keadaan ini," jelas petenis Serbia tersebut.
Ikuti Terus Berita Olahraga dan Sepak Bola hanya di INDOSPORT