Tersingkir dari Prancis Terbuka 2019, Begini Curahan Hati Petenis Indonesia

Senin, 3 Juni 2019 17:31 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Petenis Indonesia, Christopher Rungkat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Jepang, Ken Onoda pada babak kedua turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Petenis Indonesia, Christopher Rungkat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Jepang, Ken Onoda pada babak kedua turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men

INDOSPORT.COM - Petenis andalan Indonesia, Christopher Rungkat mencurahkan isi hatinya usai tersingkir dari salah satu turnamen Grand Slam, Prancis Terbuka 2019 di Rolland Garros, Paris.

Seperti diketahui, di salah satu turnamen Grand Slam Prancis Terbuka 2019 ini, Christo dipasangkan dengan petenis asal China, Cheng-Peng Hsieh untuk mengisi sektor ganda putra.

Mereka berhasil tampil heroik usai menumbangkan unggulan ke-16, Austin Krajicek (Amerika Serikat)/Artem Sitak (Selandia Baru) dengan skor 6-3, 6-4 di putaran kedua, tetapi langkah mereka tersebut terhenti di putaran ketiga atas pasangan Prancis, Gregoire Barrere/Quentin Halys.

Sempat sengit di set pertama hingga pertandingan set pertama dan sempat unggul di set kedua, pasangan Asia tersebut terpaksa menyerah di set ketiga dan harus mengakhiri perjalanan manis mereka di turnamen Prancis Terbuka. Mereka kalah 6-7(6-8), 6-3, 3-6 atas pasangan Prancis.

Meskipun perjalanan indahnya di salah satu turnamen Grand Slam hanya sampai putaran ketiga, Christopher Rungkat tetap mengucapkan terimakasih untuk seluruh dukungan yang telah diberikan olehnya. Hal tersebut disampaikan olehnya melalui Instagram Story miliknya, @christorungkat.

Dengan memposting gambar dirinya bersama dengan pasangannya yang sedang berada di lapangan tanah liat, Rolland Garros, Paris, Christo menuliskan sebuah caption singkat.

"Kami telah berjuang keras. Kami memberikan segala yang terbaik yang kami bisa. Terima kasih semuanya atas segala dukungannya," tulis Christo.

Sebelum berlaga di Prancis Terbuka 2019, Christo/Hsieh sendiri telah menjuarai Challenger Gwangju (Korea Selatan), Challenger Busan (Korea Selatan), Challenger Shenzen (China), dan Da Nang Terbuka (Vietnam) pada 2019 ini.