Termasuk Anthony Ginting, 3 Pebulutangkis Indonesia yang Pernah Dicurangi Wasit

Senin, 18 November 2019 17:45 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Indra Citra Sena
© instagram.com/ftosports/
Anthony Ginting dan sejumlah pebulutangkis Indonesia diketahui pernah merasakan pahitnya dicurangi oleh wasit. Copyright: © instagram.com/ftosports/
Anthony Ginting dan sejumlah pebulutangkis Indonesia diketahui pernah merasakan pahitnya dicurangi oleh wasit.

INDOSPORT. COM - Anthony Ginting dan sejumlah pebulutangkis Indonesia diketahui pernah merasakan pahitnya dicurangi oleh wasit.

Peran wasit memang dibutuhkan dalam setiap pertandingan olahraga, termasuk pada cabang olahraga bulutangkis yang begitu digemari oleh masyarakat Indonesia.

Seperti pada umumnya, wasit bulutangkis bertugas untuk memimpin dan menjamin pertandingan agar berjalan lancar. Wasit harus membuat keputusan seadil mungkin yang tidak merugikan pihak mana pun.

Namun, wasit bulutangkis juga manusia biasa yang terkadang bisa salah mengambil keputusan sehingga berujung kontroversial. 

Beberapa pebulutangkis Indonesia pun sempat jadi korban daru keputusan kontroversial wasit. Mereka tak terima dengan keputusan aneh dan terkesan dicurangi pengadil lapangan.

Lalu, siapa saja para pebulutangkis Indonesia yang pernah merasakan derita dicurangi wasit tersebut? INDOSPORT coba merangkumnya ke dalam ulasan berikut.

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon

Nama Kevin Sanjaya/Marcus Gideon memang merupakan ganda putra terbaik yang kini dimiliki Indonesia. Posisi Kevin/Marcus saja kini menempati ranking satu dunia BWF.

Meski memiliki reputasi hebat, bukan berarti Kevin/Marcus bisa terbebas dari keputusan kontroversial wasit. Pasangan berjuluk The Minions pernah dicurangi wasit di ajang All England 2018.

Tepatnya pada laga semifinal kontra pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, 17 Maret 2018. Pada set kedua, pasangan Denmark melakukan pukulan yang melebar dari area permainan Kevin/Marcus.

Mendapati aksi tersebut, wasit tanpa diduga malah memberikan poin untuk Denmark. Kevin/Marcus tak terima dan langsung mencoba protes yang sama sekali tak digubris.

Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto

Kejadian tidak menyenangkan harus dialami oleh ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto di final Malaysia Internasional Series 2019. Berjumpa wakil Malaysia, pertandingan dinodai oleh keputusan kontroversial wasit yang terkesan mencurangi keduanya.

Kejadian berawal saat pasangan Indonesia berhasil mengembalikan bola tanggung yang tak bisa dibalas oleh lawan. Bola sejatinya sudah terkena lantai, namun salah seorang wakil Malaysia coba melompat untuk menangkis serangan Indonesia.

Bola kemudian mengalir ke arah pertahanan Indonesia, baru diambil oleh Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto. Tanda diduga, wasit yang melihat kejadian malah memberi poin tambahan kepada wakil Malaysia.

Keputusan ini langsung diprotes Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto, namun wasit tetap tak bergeming. Setelah insiden wasit curang terjadi, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto terpaksa menelan kekalahan 16-21, 22-11, 18-21.

Anthony Ginting

Anthony Ginting, pebulutangkis tunggal putra Indonesia pernah merasakan pahitnya dicurangi wasit. Masih sangat segar, keputusan kontroversial wasit merugikan Ginting tercipta pada pertandingan final Hong Kong Open 2019.

Jumpa Lee Cheuk Yiu, Ginting melakoni laga sengit yang sampai harus memasuki fase rubber game, namun Ginting tiba-tiba mendapat keputusan aneh saat rubber game sudah menunjukkan skor kritis 21-20.

Ginting yang berhasil memukul bola, dianggap sang pengadil lapangan telah melakukan pelanggaran. Raket Ginting dinilai sudah melewati atau mengenai net dan melanggar peraturan bulutangkis.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by BADMINTON FOR FUN - OPEN PP (@ftosports) on

Padahal kalau dilihat dalam tayangan ulang, bagian raket Ginting tak seperti yang dituduhkan. Anthony Ginting memukul bola dengan mulus jatuh ke area pertahanan lawan.

Sial bagi Ginting, keputusan aneh wasit langsung memenangkan pihak lawan. Dia lantas menyerah dengan skor 16-21, 21-10. 22-20.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%