BAM Beri Tugas 'Tak Logis' kepada Pelatih Junior Malaysia

Rabu, 5 Februari 2020 09:50 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© alchetron.com
Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) memberikan tugas berat kepada Datuk Misbun Sidek setelah posisinya digantikan oleh legenda Indonesia, Hendrawan. Copyright: © alchetron.com
Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) memberikan tugas berat kepada Datuk Misbun Sidek setelah posisinya digantikan oleh legenda Indonesia, Hendrawan.

INDOSPORT.COM - PBSI-nya Malaysia, Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), memberikan tugas berat kepada Datuk Misbun Sidek setelah posisinya digantikan oleh legenda Indonesia, Hendrawan.

Beberapa waktu yang lalu, posisi Misbun Sidek sebagai pelatih kepada sektor tunggal putra, digantikan oleh legenda bulutangkis Indonesia yang bernama Hendrawan. Hal ini dikarenakan Misbun dirasa kurang mumpuni dalam mengembalikan kejayaan tunggal putra Malaysia.

Tergusur, Misbun akhirnya ditempatkan sebagai pelatih untuk sektor junior atau remaja. Namun ternyata, seperti dilansir dari laman portal berita olahraga Bharian, dirinya justru dibebani tugas yang sedikit tak logis dari presiden BAM, Datuk Seri Mohamad Norza Zakaria.

"Kami memberinya mandat untuk mengevaluasi struktur saat ini dan setelah itu, ia harus mengusulkan struktur baru untuk program para pemain muda. Ini adalah tanggung jawab yang besar bagi Misbun. Setelah itu, kami akan menugaskan KPI (Petunjuk Prestasi Utama/Indikator Kinerja Utama) untuk Misbun dan timnya," ujar Norza Zakaria.

seperti yang ia katakan, ini memang tugas berat bagi Misbun yang baru saja menangani tim junior. Pasalnya, dengan selama ini ia sudah menangani tunggal putra senior, Misbun tentu butuh waktu panjang untuk bisa menganalisis apa saja kekurangan atau hal-hal yang butuh diperbaiki dari sektor junior tersebut.

Kabarnya, Norza Zakaria hanya memberikannya tempo dua bulan saja sebelum Misbun bisa memutuskan untuk mengajukan proposal tentang struktur baru yang perlu dilibatkannya dalam program tim bulutangkis junior yang ia tangani tersebut.

Di sisi lain, alasan PBSI-nya Malaysia itu menunjuk Hendrawan untuk menjadi pelatih tunggal putra senior mereka adalah karena Hendrawan memiliki pengalaman yang memadai. Ia pun langsung ditugasi untuk melatih Lee Zii Jia dalam persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo, Jepang, pada 2020.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%