Update Kondisi Tati Sumirah, Pahlawan Bulutangkis Indonesia yang Terbaring di Rumah Sakit

Minggu, 9 Februari 2020 16:26 WIB
Penulis: Martini | Editor: Lanjar Wiratri
© Martin Gibsian/INDOSPORT
Kabar kondisi terkini Tati Sumirah, pahlawan bulutangkis Indonesia yang terbaring di rumah sakit. Copyright: © Martin Gibsian/INDOSPORT
Kabar kondisi terkini Tati Sumirah, pahlawan bulutangkis Indonesia yang terbaring di rumah sakit.

INDOSPORT.COM – Kabar kurang baik menghampiri dunia bulutangkis Tanah Air. Salah satu sosok ‘pahlawan’ Indonesia di Piala Uber 1975 lalu, Tati Sumirah menderita sakit dan harus terbaring di rumah sakit. INDOSPORT pun mendapatkan update kondisi terkini Tati dari pihak keluarga.

Tati Sumirah saat ini dirawat di ruang ICU RSUP Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Mantan pebulutangkis tunggal putri itu menderita gula darah yang tinggi dan ada masalah di bagian paru-paru.

Wanita yang genap berusia 68 tahun pada hari ini, Minggu (09/02/20), sudah dirujuk ke rumah sakit sejak Selasa (04/02/20) lalu. Namun, hingga hari ini kondisinya masih belum juga membaik.

Dikonfirmasi oleh sang keponakan, Reza, kondisi Tati Sumirah masih belum sepenuhnya sadar dan masih terbaring di ruang ICU.

“Iya, Bu Tati sakit di ruang ICU RS Persahabatan,” sebut Reza saat dikonfirmasi awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Minggu (09/02/20).

“Kondisinya masih belum sadar, tapi sudah bisa merespons walaupun sebentar,” tambahnya.

Perlu diketahui, Tati Sumirah sendiri memang pernah membawa Indonesia meraih Piala Uber pertama dalam sejarah, tepatnya di tahun 1975. Namun, ia mendapat apresiasi yang minim dari pemerintah, dan hidup dengan bergantung pada pendapatan keluarganya.

Ia masih harus menghidupi sang ibu yang sudah berusia renta, sehingga kabar sakitnya Tati Sumirah menjadi pukulan bagi keluarga besarnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%