Atlet Chinese Taipei Kena Virus Corona, Pebulutangkis Beken Ini Terkejut

Sabtu, 21 Maret 2020 18:25 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Indra Citra Sena
© Getty Images
Pebulutangkis Saina Nehwal kaget saat tahu ada atlet sparring Chinese Taipei yang ikut All England 2020 terinfeksi virus Corona. Copyright: © Getty Images
Pebulutangkis Saina Nehwal kaget saat tahu ada atlet sparring Chinese Taipei yang ikut All England 2020 terinfeksi virus Corona.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis India, Saina Nehwal, kaget dan tidak percaya saat mengetahui ada atlet sparring Chinese Taipei yang ikut All England 2020 positif terinfeksi virus Corona.

Dilansir dari medai taiwannews.com, Jumat (20/03/20) atlet remaja tersebut disebut positif virus Corona setelah selesai melakukan perjalanan dari tur empat negara Eropa.

Lebih lanjut lagi, atlet remaja tersebut belajar di fakultas olahraga dan telah melakukan perjalanan ke luar negeri untuk ambil bagian dalam suatu kompetisi, tapi tidak disebutkan detailnya oleh pihak setempat.

Laporan dari media appledaily.com menyebutkan bahwa atlet remaja tersebut merupakan lawan sparring dari timnas Bulutangkis Chinese Taipei dan ikut serta dalam bis dan lapangan selama turnamen berlangsung.

Pebulutangkis Saina Nehwal langsung terkejut begitu mendengar hal itu karena dirinya termasuk salah satu atlet yang ikut serta di Kejuaraan All England 2020 pada 11-15 Maret di Arena Birmingham, Inggris.

© twitter.com/NSaina
Saina Nehwal Copyright: twitter.com/NSainaSaina Nehwal

"Tidak mungkin ... benar-benar terkejut," cuit Saina Nehwal di akun media sosial pribadi miliknya.

Tak hanya Saina Nehwal, pebulutangkis India lain seperti Parupalli Kashyap dan Ashwini Ponappa juga terkejut lantaran mereka semua berada di arena yang sama, yakni Kejuaraan All England 2020.

Sementara itu, pebulutangkis India yang mengikuti Kejuaraan All England 2020, termasuk Saina Nehwal, menjalani isolasi mandiri selama 14 hari usai kembali dari Inggris.

Total kasus virus Corona di seluruh dunia mencapai 271,629 kasus dengan 11.282 kematian dan 87.403 pasien sembuh. Sedangkan di Indonesia mencapai 450 kasus, 20 sembuh, serta 38 meninggal dunia.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
33%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
33%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
33%