Lockdown Corona, Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia Beberkan Keadaan di India

Jumat, 27 Maret 2020 16:43 WIB
Penulis: Arif Yahya | Editor: Arum Kusuma Dewi
© https://www.instagram.com/agus_d_santoso/
Agus Dwi Santoso, Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia yang Besarkan Pemain Top Asia Copyright: © https://www.instagram.com/agus_d_santoso/
Agus Dwi Santoso, Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia yang Besarkan Pemain Top Asia

INDOSPORT.COM - Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso membeberkan keadaan terkini dirinya di India yang sedang lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Keberadaan Agus Dwi di India sendiri tidak lain terkait kontraknya untuk menangani tim bulutangkis India.

Pria kelahiran Malang tersebut sejatinya diproyeksikan untuk mengangkat prestasi PV Shindu dkk di turnamen multi-event Olimpiade Tokyo 2020.

Namun seperti kita ketahui bersama, ajang empat tahunan tersebut batal dihelat dan ditunda penyelenggaraannya lantaran penyebaran virus corona yang secara masif di berbagai negara tak terkecuali di negara tuan rumah, Jepang.

Kepada redaksi INDOSPORT, Agus Dwi pun menceritakan situasi terkini dirinya di India.

"Belum bisa keluar ke mana-mana, saat ini masih karantina. Kita stay di apartemen di Hyderabad," ujarnya saat diwawancarai awak INDOSPORT, Kamis (26/03/20).

Selanjutnya saat disinggung terkait penundaan Olimpiade Tokyo 2020, ia menuturkan bahwa keputusan tersebut sudah tepat demi kepentingan semua.

"Sebagai pelatih bulutangkis dan sebagai bagian dari masyarakat/umat manusia, saya pribadi lebih memilih untuk mengabaikan dulu bulutangkis dan mendukung untuk memprioritaskan melawan virus Corona."

"Ada hal yang lebih penting saat ini yakni kepentingan masyarakat luas. Saling melindungi dan berjuang bersama-sama serta lebih peduli dengan sesama manusia," tutupnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%