Setahun Cedera, Ni Ketut Mahadewi Akhirnya Jalani Operasi Lutut

Jumat, 3 Juli 2020 21:45 WIB
Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© HUMAS PBSI
Ni Ketut Mahadewi Istarani menjalani operasi lutut setelah setahun menderita cedera. Copyright: © HUMAS PBSI
Ni Ketut Mahadewi Istarani menjalani operasi lutut setelah setahun menderita cedera.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi Istarani, menjalani operasi lutut di RS Medistra, Jakarta, Kamis (02/07/20), setelah setahun menderita cedera. 

Cedera lutut yang dialami Ketut sudah dideritanya selama setahun belakangan. Namun, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, menyatakan, cedera yang dialami Ketut tidak tergolong parah dan diharapkan pulih dalam dua bulan. 

"Operasi yang dijalani Ketut tidak termasuk operasi besar, ada peradangan di lutut yang harus dibersihkan. Problemnya karena ada peradangan, dibersihkan supaya tidak ada keluhan lagi ke depannya," ujar Susy Susanti, dilansir dari laman PBSI. 

Ketut kini fokus pada pemulihan setelah operasi. Wabah Covid-19 membuat turnamen bulutangkis ditiadakan untuk sementara waktu, waktu kosong ini dimanfaatkan Ketut untuk memaksimalkan proses penyembuhan kedua lututnya.

"Memang bukan operasi besar, kalau dibilang parah banget sih nggak juga, karena saya masih bisa jalan. Tapi mumpung sekarang ada waktu kosong, jadi diputuskan untuk operasi," kata Ketut.

"Untuk recovery-nya tergantung dari saya juga, kalau bisa menjaga dan rajin terapi bisa sekitar dua bulan," tutur pemain kelahiran 12 September 1994 ini. 

Sebelum menjalani operasi lutut, Ni Ketut Mahadewi Istarani memang tidak mengalami banyak kendala di sesi latihan PBSI. Ia dapat mengikuti latihan seperti halnya atlet bulutangkis lain. Dampak cedera baru terasa saat ia melakoni pertandingan berat. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%