Ngotot Tetap Dilanjutkan, Direktur Badminton Denmark Kesal Thomas - Uber Cup Ditunda

Rabu, 16 September 2020 19:59 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Jellypages.com
Bo Jensen Copyright: © Jellypages.com
Bo Jensen

INDOSPORT.COM - Direktur Badminton Denmark, Bo Jensen kesal dengan keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) karena harus menunda Piala Thomas - Uber 2020.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) diketahui telah resmi mengumumkan pada Selasa (16/09/20) bahwa mereka memutuskan untuk menunda Piala Thomas - Uber 2020 untuk waktu yang belum ditentukan, tetapi yang pasti pada tahun 2021 namun bukan untuk awal tahun.

Keputusan ini diambil BWF menyusul banyaknya negara yang memutuskan mundur seperti Indonesia dan Korea Selatan yang menjadi pukulan telak untuk mereka dan akhirnya tidak ada pilihan lain selain menunda dihelatnya kompetisi Piala Thomas - Uber 2020 di Aarhus, Denmark pada  3 - 11 Oktober.

Selaku tuan rumah penyelenggara, Direktur Badminton Denmark, Bo Jensen menyayangkan keputusan penundaan Piala Thomas - Uber 2020. Padahal pihaknya sudah bekerja sangat keras untuk bisa mewujudkan kompetisi bergengsi itu jauh-jauh hari.

"Sayangnya, perkembangan situasi Corona yang baik di Denmark maupun internasional tak membuat sejumlah negara dan pemain merasa aman atau langsung dicegah untuk melakukan perjalanan ke Denmark," katanya.

"Kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk mewujudkan sesuatu, jadi kami tentu saja sangat kesal, tetapi setidaknya kami senang bahwa Piala Thomas & Uber akan dimainkan di Denmark pada tahun depan untuk pertama kalinya. Bermain di tanah Denmark," ujar Direktur Badminton Denmark, Bo Jensen dikutip dari media Sport TV2.

Tidak hanya menunda kompetisi Piala Thomas - Uber 2020, BWF juga memilih membatalkan turnamen Denmark Masters, tetapi tetap akan melanjutkan turnamen Denmark Open pada 13-18 Oktober mendaang di Odense.